12 siswa terpilih NTT tempuh pendidikan di Sekolah Garuda
12 siswa terpilih NTT tempuh pendidikan di Sekolah Garuda
Sabtu, 25 Juli 2026 05:10 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Timur Ambrosius Kodo saat diwawancarai di Kupang, Jumat (24/7/2026). ANTARA/Kornelis Kaha
Kupang (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Timur Ambrosius Kodo melaporkan sebanyak 12 siswa terpilih dari provinsi berbasis kepulauan itu dinyatakan lolos untuk menempuh pendidikan di Sekolah Garuda.
“Untuk sekolah Garuda ditangani oleh Kemendiktisainstek, tapi ada 12 siswa asal NTT yang sudah masuk di Sekolah Garuda,” katanya di Kupang, Jumat.
Dia mengatakan hal itu berkaitan dengan perkembangan Sekolah Garuda dan jumlah siswa dari NTT yang dinyatakan layak belajar atau menempuh pendidikan di sekolah itu.
“Ke dua belas siswa itu semuanya menempuh pendidikan di SMA Garuda di Kota So’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan,” ujarnya.
Bahkan, para siswa tersebut sudah melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di sekolah itu.
Sebelumnya Gubernur NTT Melki Laka Lena menilai kehadiran SMA Garuda merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul melalui pendidikan berkualitas.
"Sejak awal kami menyambut baik kehadiran SMA Garuda di NTT. Saya juga terus memantau perkembangan pembangunannya. Sekolah ini dipersiapkan untuk melahirkan anak-anak Indonesia yang mampu masuk ke kampus-kampus terbaik dunia. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTT siap mendukung agar program ini berjalan dengan baik," katanya.
Gubernur berharap kesempatan menjadi angkatan pertama SMA Garuda dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh peserta didik.
"Saya berharap adik-adik dipersiapkan untuk menembus 100 universitas terbaik dunia. Namun setelah meraih pendidikan terbaik, jangan pernah melupakan masyarakat, budaya, dan daerah asal. Jadilah generasi yang berprestasi secara global, tetapi tetap memiliki semangat mengabdi kepada Indonesia," pesannya.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.