kingsheadwye.com

26 sekolah di Kota Denpasar terima program revitalisasi dari Kemendikdasmen - ANTARA News Bali

Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota Denpasar mendapatkan dukungan program revitalisasi untuk 26 sekolah pada 2026 dengan total anggaran Rp18,891 miliar dari pemerintah pusat.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang mencakup sembilan sekolah dengan anggaran Rp6,139 miliar.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam keterangannya di Denpasar, Sabtu, mengatakan program revitalisasi tersebut sudah mendapatkan kepastian dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat meninjau revitalisasi SD Negeri 15 Dangin Puri, Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar, Bali, Jumat.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan Pemkot Denpasar telah menyampaikan berbagai format dan persyaratan yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program revitalisasi sekolah kepada pemerintah pusat.

Khusus SD Negeri 15 Dangin Puri, sekolah tersebut menerima bantuan revitalisasi sekitar Rp478 juta.

Dana itu digunakan untuk memperbaiki empat ruang kelas, menata halaman, serta membenahi sejumlah fasilitas kamar mandi.

Jaya Negara mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Denpasar. Menurut dia, bantuan tersebut membantu pemerintah daerah mempercepat perbaikan fasilitas sekolah.

“Terima kasih untuk perhatian yang diberikan kepada Kota Denpasar. Kami berharap peningkatan sarana pendidikan ini dapat juga menunjang program pendidikan di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Pemkot Denpasar berharap peningkatan dukungan revitalisasi tersebut dapat memperkuat kualitas fasilitas pendidikan sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih nyaman dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Muti mengatakan program revitalisasi tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas sarana pendidikan, tetapi juga mendorong penyerapan tenaga kerja di daerah.

“Ini menunjukkan bahwa revitalisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu satuan pendidikan, tapi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja di daerah,” kata Abdul Mu’ti.

Secara keseluruhan, sebanyak 401 sekolah di berbagai jenjang pendidikan di Bali mendapatkan bantuan revitalisasi pada 2026 dengan total anggaran mencapai Rp272,66 miliar.

Program tersebut juga berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja.

Pada 2025, pelaksanaan revitalisasi sekolah di Bali menyerap 2.649 tenaga kerja.

Jumlah itu meningkat menjadi 5.580 tenaga kerja pada 2026.

Abdul Mu’ti menambahkan, pembangunan dan perbaikan satuan pendidikan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas, terutama sekolah yang mengalami kerusakan berat. Pemerintah menargetkan seluruh sekolah di Indonesia dapat diperbaiki pada akhir 2028.

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.