kingsheadwye.com

3 Pelajaran Arsenal Usai Tumbang 1-3 dari Real Betis: Kepa Disorot, Belum Saatnya Panik

Real Betis vs Arsenal, Pramusim 2026

Perbesar

Arsenal's Swedish striker #17 Christos Tzolis (R) reacts as Real Betis' Spanish midfielder #08 Pablo Fornals celebrates scoring the team's third goal during the friendly pre-season football match between Arsenal and Real Betis, at the Aviva Stadium in Dublin, Ireland on August 5, 2026. Paul Faith / AFP

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal menelan kekalahan pertama pada pramusim 2026 setelah takluk 1-3 dari Real Betis di Stadion Aviva, Dublin. Hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi Mikel Arteta usai sebelumnya mengalahkan Girona 4-1.

Real Betis tampil agresif sejak awal pertandingan. Rodrigo Riquelme dan Nelson Deossa membawa wakil Spanyol itu unggul sebelum Piero Hincapié sempat memperkecil kedudukan untuk Arsenal.

Pablo Fornals kembali memperlebar keunggulan Betis menjelang turun minum. Arsenal gagal membalas pada babak kedua meski Arteta melakukan banyak pergantian pemain.

Kekalahan ini memang terjadi di laga persahabatan. Namun, terdapat sejumlah catatan penting yang bisa menjadi perhatian Arsenal sebelum musim baru dimulai.

Kepa Masih Menyisakan Tanda Tanya

Kepa Arrizabalaga

Perbesar

Kiper baru Arsenal, Kepa Arrizabalaga (c) Arsenal FC

Kepa Arrizabalaga gagal memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya. Penampilannya justru diwarnai kesalahan yang berujung pada dua gol Betis.

Ia keliru mengantisipasi sepak pojok yang menghasilkan gol Rodrigo Riquelme. Distribusi bolanya yang kurang baik juga menjadi awal terciptanya gol spektakuler Nelson Deossa.

Performa tersebut muncul di tengah rumor yang menyebut masa depan Kepa di Arsenal belum sepenuhnya aman. Persaingan di posisi penjaga gawang diperkirakan semakin ketat.

Jika ingin tetap menjadi pelapis utama David Raya, Kepa harus segera memperbaiki performanya. Kesalahan seperti ini sulit ditoleransi saat kompetisi resmi dimulai.

Lini Tengah Belum Menemukan Keseimbangan

Kai Havertz

Perbesar

Kai Havertz berhasil membungkam kritik setelah kepindahan dari Chelsea dengan harga mahal. Havertz kini sudah dianggap sebagai pemain penting bagi tim asuhan Mikel Arteta. Setelah menjadi pemain inti reguler, Havertz sangat pantas untuk mengenakan nomor punggung 10 di Arsenal. (Glyn KIRK / AFP)

Absennya Declan Rice, Martín Zubimendi, dan Martin Ødegaard membuat Arteta merombak lini tengah. Myles Lewis-Skelly, Ethan Nwaneri, dan Kai Havertz mendapat tugas yang tidak biasa.

Hasilnya, Arsenal kesulitan mengendalikan permainan pada babak pertama. Betis leluasa membangun serangan dan berkali-kali mengancam gawang Kepa.

Arsenal kebobolan tiga gol sebelum jeda. Minimnya tekanan di lini tengah membuat pertahanan The Gunners terlalu mudah ditembus.

Situasi ini menunjukkan pentingnya kehadiran para gelandang utama. Arsenal membutuhkan keseimbangan yang lebih baik saat memasuki musim kompetisi.

Foto: Amunisi Serang yang Bisa Didatangkan Arteta pada Bursa Januari 2023, Demi Asa Juara Arsenal di Liga Inggris Musim Ini

Perbesar

Arsenal membutuhkan penyerang baru. Mereka ditinggal penyerang andalannya, Gabriel Jesus karena mengalami cedera lutut saat membela Timnas Brasil di perhelatan Piala Dunia 2022. Ia diperkirakan sembuh pada akhir Februari 2023 mendatang. Kehilangan Jesus menjadi pukulan telak bagi Arsenal. Namun, Mikel Arteta saat ini sedang berusaha untuk mendatangkan penyerang baru di bursa transfer Januari 2023. Berikut daftarnya. (AFP/Adrian Dennis)

Terlepas dari hasil mengecewakan, kekalahan ini belum menjadi alasan untuk panik. Arsenal masih belum tampil dengan kekuatan terbaiknya.

Sejumlah pemain inti seperti David Raya, Bukayo Saka, dan Noni Madueke belum kembali memperkuat tim. Faktor tersebut memengaruhi performa keseluruhan skuad.

Arsenal juga pernah menelan hasil buruk pada pramusim sebelum menjalani musim yang sukses. Karena itu, hasil uji coba tidak selalu menjadi gambaran performa di kompetisi resmi.

Arteta masih memiliki tiga laga pramusim untuk menyempurnakan timnya. Kesempatan itu bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki organisasi permainan sebelum Premier League dimulai.

Sumber: FotMob

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Berdarah Pacitan, Ilhan Fandi Bidik Gawang Timnas Indonesia