500 pendaki akan kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno - ANTARA News Jawa Timur
Surabaya (ANTARA) - Sebanyak 500 pendaki yang tergabung Tim Ekspedisi 81 akan mengibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Ogal Agil, Gunung Arjuno, sekaligus membentangkan bendera sepanjang 81 meter dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
"Kita bangga atas jiwa patriotisme yang dimiliki peserta. Begitu besar animo mereka, sampai yang berpartisipasi angkanya hingga ratusan. Terima kasih, kalianlah yang menghidupkan semangat kemerdekaan dan patriotisme bahkan di dekade ke-8 ini," ujar Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan di Surabaya, Minggu.
Ekspedisi bertema "Merawat Hutan, Mencegah Kebakaran, Menjaga Kehidupan, Menguatkan Indonesia" tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI.
Khofifah mengatakan pengibaran bendera di Gunung Arjuno menjadi bagian dari misi membangun nasionalisme, patriotisme, gerakan konservasi, dan pencegahan kebakaran hutan.
"Dan tema ekspedisi ini saya kira sangat sesuai. Karena selain bertepatan dengan kemerdekaan, kali ini juga ada peristiwa karhutla Bromo yang perlu menjadi perhatian dan tanggungjawab kita bersama," katanya.
Gunung Arjuno memiliki ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan merupakan salah satu penyangga ekologi penting Jawa Timur. Karena itu ekspedisi juga diisi kegiatan penanaman 500 batang Ficus dan Cemara Gunung.
Peserta juga akan memasang papan imbauan pencegahan kebakaran dan membersihkan jalur pendakian sebagai bagian dari upaya menjaga kawasan Gunung Arjuno.
Peserta Ekspedisi 81 tidak hanya berasal dari Jatim tetapi juga 16 provinsi yakni Bali, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta (DI Yogyakarta), Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Utara.
Menurut Khofifah, keterlibatan peserta dari berbagai penjuru Nusantara menegaskan posisi Jatim sebagai ruang temu nasional bagi gerakan konservasi, persaudaraan, dan patriotisme ekologis.
"Kedaulatan bukan hanya tentang menjaga batas wilayah, tetapi juga kemampuan menjaga sumber air, keanekaragaman hayati, pangan, dan ruang hidup bangsa. Kemakmuran harus dibangun dengan memastikan ekonomi dan ekologi berjalan searah," ucapnya.
Ekspedisi tersebut dipimpin Brigadir Jenderal TNI Singgih Pambudi Arinto yang juga bertindak sebagai Inspektur Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pasar Dieng.
Semangat pengibaran Bendera Merah Putih juga akan diwujudkan melalui upacara kemerdekaan di lima puncak bukit dengan jalur pendakian pendek di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Lima lokasi tersebut yakni Lincing, Watu Jengger, Semar, Pundak, dan Cendono, dengan sekitar 650 peserta.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Khofifah menyerahkan bibit Ficus kepada perwakilan Ekspedisi 81. Bank Jatim juga menyerahkan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa satu unit mobil kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi.
"Saya hanya berpesan, tolong jaga diri dan maruah bangsa. Jangan sampai melanggar peraturan pendakian, dan tolong jaga selalu Merah Putih tetap di posisi yang layak. Tapi yang terpenting, jangan sampai sakit dan saling menjaga satu sama lain," kata Khofifah.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.