6 Cara Aman Cegah Kucing Berantem, Jangan Sampai Kena Cakar
CNN Indonesia
Minggu, 30 Agu 2026 19:35 WIB
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --
Kucing bisa saja ramah terhadap manusia, tetapi belum baik juga kepada sesamanya, apalagi kalau sudah sampai memperebutkan daerah kekuasaan. Kamu perlu tahu cara mencegah kucing berantem.
Baik itu sesama kucing peliharaan, kucing tetangga, hingga kucing liar, pasti ada masanya kucing kamu harus berhadapan dengan kucing lain dalam mode 'perang.' Kamu harus jeli melihat gerak-gerik kucing sebelum aksi cakar-cakaran terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara cegah kucing berantem
Menurut WebMD, ada beberapa bahasa tubuh yang ditunjukkan kucing sebelum mereka berkelahi. Misalnya, telinganya tertekuk ke belakang, pupil mata melebar, ekor diselipkan di antara kaki, hingga punggung melengkung dan bulu berdiri tegak.
Dari suaranya, kucing yang sedang kesal, marah, atau agresif akan menggeram dan mendesis. Jika kucing melolong atau mengeong, bisa jadi ia sedang dalam keadaan tertekan. Ini dia beberapa cara mencegah kucing berantem:
1. Atasi situasi sebelum terjadi
Kadang kita bisa tahu kapan kucing siap berkelahi dari mendengar suara dan bahasa tubuh kucing.
Kalau kamu merasa kucingmu akan segera berkelahi dengan kucing lain, coba alihkan perhatian mereka. Tips dari Catster, jangan alihkan perhatian dengan makanan karena ini akan memperkeruh situasi panas antarkucing.
Pilihan Redaksi
- Gak Bersin Lagi, Ini 7 Cara Ampuh Bikin Rumah Bebas Bulu Anabul
- 7 Cara Menjauhkan Kucing Liar dari Rumah Tanpa Kekerasan
- Hari Anjing Sedunia, Ini Sejarah dan Cara Merayakannya
2. Kasi 'serangan' air
Sebagian besar kucing tak suka air. Menyiram atau menyemprotkan air ke arah kucing-kucing yang hendak berkelahi cukup efektif.
Menyemprot kucing dengan air memang bukan cara terbaik, apalagi jika harus menyiram air ke arah sofa atau benda lainnya yang susah kering. Namun cara ini bisa segera mengakhiri perkelahian.
3. Gunakan penghalang
Jika kucing tak merespons upaya pengalihan perhatian, terkadang mereka perlu dipisahkan secara fisik. Kamu bisa ambil baskom, tutup tempat sampah, atau benda apa pun yang bisa diletakkan di antara kucing yang sedang bersitegang.
Namun jangan sekali-kali coba menyentuh langsung kucing berantem kalau kamu tidak ingin mendapat cakaran dan gigitan dari mereka.
4. Bikin suara berisik
Membuat suara bising menjadi cara lain yang ampuh cegah kucing berantem, asalkan suara itu keras, asing, dan tak terduga. Kamu bisa melakukan tepuk tangan, tiup peluit, atau pukul panci dengan sendok logam.
5. Gunakan kursi
Jika kucing sudah telanjur berantem, kamu bisa menggunakan kursi untuk menghentikan perkelahian. Tips dari The Cat Site, letakkan kursi di antara kucing yang berkelahi untuk membuat mereka terkejut.
Lalu, gunakan sapu untuk mengarahkan salah satu kucing menjauh atau masuk ke ruangan terpisah dan berikan waktu agar amarahnya meredam.
6. Lakukan sterilisasi dan pengebirian
Cara lain mencegah kucing berantem bisa dengan sterilisasi atau pengebirian. Tindakan ini tidak cuma soal pengendalian populasi kucing, tetapi juga bisa secara signifikan mengurangi agresi pada kucing.
Sterilisasi atau pengebirian bisa menghilangkan pengaruh hormon. Adapun hormon inilah yang mendorong kucing untuk bertindak agresif.
Itu dia sejumlah cara mencegah kucing berantem yang efektif dan aman. Jaga keamanan kucingmu, jangan sampai tagihan dokter hewan membengkak gara-gara kamu tak bisa melerai perkelahian kucing!
(rti)