kingsheadwye.com

65.000 Orang Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan di Washington

65.000 Orang Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan di Washington

Selasa, 4 Agustus 2026 12:57 WIB

Image Print

Istanbul (ANTARA) - Lebih dari 65.000 orang mengungsi dari rumah mereka di negara bagian Washington, Amerika Serikat, ketika sejumlah kebakaran hutan terus melanda wilayah tersebut dan menghancurkan ratusan bangunan.

“Sebanyak 65.000 orang harus dievakuasi,” demikian dikonfirmasi Palang Merah Amerika (American Red Cross) pada Senin.

Organisasi itu menyatakan penilaian awal menunjukkan kobaran api telah menghanguskan lebih dari 700 rumah, terutama di wilayah Spokane County.

Sheriff Spokane County John Nowels mengatakan dalam konferensi pers bahwa pihak berwenang telah menangkap seorang pria atas tuduhan pembakaran tingkat pertama. Tersangka diduga terkait dengan kebakaran Old Trails, salah satu dari beberapa kebakaran hutan yang saat ini mengancam wilayah tersebut.

Tim Manajemen Insiden Kebakaran Spokane Complex melaporkan bahwa kondisi cuaca yang lebih baik memungkinkan petugas pemadam membuat kemajuan dalam upaya mengendalikan api.

Data dari sistem antarinstansi InciWeb menunjukkan kebakaran di sekitar Spokane dan Stevens County telah menghanguskan 8.026 acre (3.248 hektare) sejak mulai terjadi pada Sabtu. Hingga kini, kebakaran tersebut masih belum berhasil dikendalikan.

Di bagian lain negara bagian Washington, ancaman yang lebih besar masih berlangsung. Kebakaran Sinlahekin telah meluas hingga mencapai 85.000 acre (34.398 hektare) sejak dipicu sambaran petir pada 26 Juli. Lebih dari 820 personel dikerahkan untuk memadamkan api tersebut, yang juga masih belum berhasil dikendalikan.

Sementara itu, "Kebakaran Little Giant" di barat laut Leavenworth telah menghanguskan 51.298 acre (20.759 hektare) kawasan Hutan Nasional Okanogan-Wenatchee.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Bupati Bulungan Evaluasi SOP Antisipasi Kebakaran Kantor Pemerintahan
Baca juga: Kebakaran Kantor Bupati Bulungan Akibat Kebocoran Arus Listrik

Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.