68 Tahun Bertahan, Warung Tahu Legendaris Ini Tiba-tiba Tutup
Jakarta -
Pemilik warung makan legendaris ini mengejutkan banyak penggemar setia. Setelah 68 tahun berdiri, ia memutuskan menutup warung permanen secara tiba-tiba!
Bisnis kuliner yang sudah puluhan tahun berdiri biasanya punya banyak penggemar setia. Selain konsistensi rasa, para pelanggan biasanya sudah punya ikatan emosional yang kuat karena telah menjadikan tempat makan tersebut bagian dari hidupnya.
Sayangnya, seiring waktu banyak tempat makan legendaris memutuskan untuk tutup karena berbagai macam faktor. Terbaru, pemilik warung makan yong tau foo secara tiba-tiba memutuskan untuk tutup permanen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam unggahan di Facebook, sebuah pusat jajanan kaki lima atau hawker stall center mengumumkan kalau warung yong tau foo yang berdiri di pusat perbelanjaan tersebut akan digantikan oleh warung makanan penutup khas China.
Gerai Yong Tau Foo legendaris tiba-tiba memutuskan tutup. Foto: Cnalifestyle.com
Dalam unggahan tersebut, pemilik warung bebek di sebelahnya, Ah Xiao Teochew Braised Duck mengungkap, "Kios tetangga saya, Golden Mile Special Yong Tau Foo, telah resmi berhenti beroperasi."
Sayangnya warung Golden Mile Special Yong Tau Foo tidak memiliki media sosial resmi untuk mengumumkan nasib lebih lanjut terkait usaha tersebut. Jadi, tidak diketahui juga alasan penutupan usaha kuliner yang sudah berdiri 68 tahun ini.
Dilansir dari e.vnexpress.net (4/8), warung ini dijalani oleh generasi kedua Chng Fang Khiang dan saudara perempuannya.
Awalnya gerai yong tau foo ini dijalani oleh ayah mereka yang memulai bisnis kuliner lewat gerobak dorong di sepanjang Jalan Sultan. Barulah ayahnya gabung ke kelompok perintis pedagang kaki lima di Golden Mile Food Centre ketika dibuka tahun 1975.
Chng dulunya hanya menemani ayahnya menjual makanan kaki lima, lalu ia membantu usaha keluarganya tersebut. Akhirnya menurut laporan Mothership 2020, Chng mengambil alih operasinya.
Warung yong tau foo ini dikenal menawarkan hidangan bergaya Teochew yang kebanyakan fokus pada penggunaan ikan segar jenis yellowtail.
Yong tau foo di sini juga tersedia dengan berbagai pilihan topping mulai dari harga S$0,60 (Rp 8,372) per buah. Namun, ada minimum pembelian yaitu delapan buah seharga S$4,80 (Rp 66,976).
Selama buka, warung yang tou foo ini ramai penggemar. Foto : Google Maps/Sakura Stan)
Foto: Cnalifestyle.com
Pada bulan Februari tahun ini, warung makan tersebut masih menggaet banyak pelanggan. Bahkan, gerainya ramai diantre dan sering terjual habis di jam makan siang.
Unggahan berita penutupan tersebut membuat banyak pelanggan terkejut.
Salah satu netizen berkomentar, "Salah satu kios yong tau foo terbaik."
"Sangat sedih, bertanya-tanya apakah mereka beroperasi di tempat lain!" tanya netizen lain.
(aqr/adr)