kingsheadwye.com

AdaKami Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Tata Kelola Keamanan Siber Berbasis AI

Kamis, 06 Agustus 2026, 06:00 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI) menjadi pendorong utama transformasi digital di sektor jasa keuangan. Pemanfaatan AI terbukti meningkatkan efisiensi operasional, analisis credit scoring, hingga kecepatan mendeteksi kejahatan siber. Di balik berbagai peluang yang ditawarkan, inovasi AI turut dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk menjalankan modus penipuan yang semakin canggih, mulai dari fraud hingga deepfake.

Menanggapi hal tersebut, PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pertahanan siber secara proaktif. Komitmen tersebut disampaikan dalam diskusi panel AI Cyber Forum 2026: “AI vs. AI: Membangun Pertahanan Siber Proaktif di Sektor Keuangan Indonesia” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI) (29/07), dan turut dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berbagai pelaku industri mulai dari perusahaan teknologi finansial hingga firma cybersecurity. 

Public Policy Manager AdaKami, Hanadia Pasca Yurista, menekankan pentingnya human oversight dalam adopsi AI, “AdaKami mengoptimalkan penggunaan AI untuk meningkatkan efektivitas proses bisnis, mulai dari efisiensi analisis risiko, deteksi fraud, hingga otomatisasi layanan kepada konsumen. Namun, dalam implementasinya, kami memegang teguh prinsip human oversight, di mana AI berperan sebagai instrumen pendukung, sedangkan keputusan yang berdampak langsung terhadap konsumen tetap berada di tangan manusia. Pendekatan ini memastikan seluruh kegiatan operasional AdaKami berjalan secara akuntabel, dan sepenuhnya patuh terhadap UU Pelindungan Data Pribadi serta Pedoman Kode Etik AI Industri Jasa Keuangan yang diawasi langsung oleh OJK,” ujar Hanadia.

Kepala Bidang Talent Development ADIGSI, Dr. Charles Lim, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun tata kelola AI, “Kolaborasi erat antara pemerintah, asosiasi, akademisi, masyarakat, dan pelaku industri seperti AdaKami menjadi kunci dalam membangun ekosistem keamanan siber yang mampu menjawab tantangan di masa depan.”

AdaKami, pinjaman daring yang berizin dan diawasi OJK, secara berkelanjutan menggelar berbagai program edukasi penanganan fraud dan penipuan digital yang berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan literasi masyarakat dalam mengenali modus penipuan, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.