kingsheadwye.com

Adcamp : Skill Up hadir di Agam bekali pelaku ekonomi kreatif pascabencana dengan Keterampilan Iklan Digital

Lubukbasung (ANTARA) - Direktorat Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf), bersama tiga asosiasi industri periklanan nasional-Indonesia Digital Association (IDA), Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) dan Ikatan Rumah Produksi Iklan Indonesia (IRPII) resmi menggelar rangkaian workshop AdCamp: Skill Up Lab di Hotel Maninjau Indah pada 27–28 Agustus 2026.

Direktur Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Andy Ruswar di Lubuk Basung, Jumat, mengatakan kegiatan ini menjadi lokasi ketiga dari enam gelombang workshop yang akan berlangsung hingga September 2026 di wilayah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh dan Sumbar.

"Sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Solok," katanya.

Menjelang akhir 2025, wilayah bagian barat Indonesia khususnya Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami serangkaian bencana alam yang berdampak sistemik terhadap perekonomian lokal.

Ribuan masyarakat kehilangan mata pencaharian, aset usaha, serta akses terhadap pasar.

Menyadari bahwa pemulihan fisik infrastruktur saja tidak cukup untuk menjamin keberlangsungan hidup masyarakat dalam jangka panjang, program ini dirancang sebagai upaya pembangunan kembali kapasitas sumber daya manusia agar masyarakat terdampak mampu beradaptasi dengan kondisi ekonomi baru pascabencana.

Materi pelatihan intensif

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti enam sesi materi inti yang disampaikan langsung oleh praktisi dan pengurus asosiasi industri periklanan, meliputi strategi komunikasi dan pemasaran serta pemanfaatan platform digital termasuk AI oleh Reiza Maspaitella (General Manager Strategic Media Solutions KG Media).

Lalu brand storytelling dan scripting oleh Ahmad Hafidz (CEO PT Witbox Creative Media), HKI dan etika pariwara oleh Budi Santoso dari P3I, Produksi Foto/Video dan Editing oleh Jack Wauran (Executive Producer CIRCA DIGIPRO Indonesia/Kepala Bidang Pendidikan Pelatihan Pembinaan SDM dan Profesi IRPII) bersama Akbar Narandika (videografer lepas dan content creator), hingga placement ads di media sosial oleh Yuwanda Fauzi, Chief Operating Officer Buzznesia/Beautynesia dari CT Corp Group.

Peserta juga mendapatkan sesi tambahan pemanfaatan canva bersama Arianus Nakhe dari tim Canvassador.

Setiap sesi materi tidak hanya berupa paparan, tetapi juga menyertakan sesi praktik langsung bagi peserta, mulai dari menyusun mini marketing plan, menulis script iklan, mencoba tools AI untuk brainstorming konten, hingga praktik pengambilan foto/video dan editing menggunakan telepon genggam masing-masing.

Pada hari kedua, peserta ditantang untuk memproduksi karya iklan berdurasi 30 detik secara berkelompok, lengkap dengan rasional pembuatan konten dan deskripsi produk/jasa, yang kemudian dipresentasikan dan dinilai langsung oleh seluruh narasumber yang bertindak sebagai dewan juri, menggunakan metrik penilaian yang telah disiapkan panitia.

Acara secara resmi dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Agam Syatria mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran AdCamp: Skill Up Lab di Agam.

"Program ini sejalan dengan upaya kami membangkitkan kembali semangat berusaha masyarakat, khususnya pelaku ekonomi kreatif, agar mampu memasarkan produk unggulan Agam secara lebih luas melalui platform digital,” katanya .

Menutup rangkaian pelatihan di Agam, Direktur Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Andy Ruswar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta.

Kabupaten Agam menjadi bukti lain bahwa semangat pelaku ekonomi kreatif untuk bangkit pascabencana sangat besar.

Karya-karya iklan yang dihasilkan peserta hari ini menunjukkan bahwa dengan bekal keterampilan yang tepat, siapa pun dapat memasarkan produknya secara profesional, bahkan hanya bermodalkan telepon genggam.

"Kami berharap semangat ini terus berlanjut melalui program pendampingan selanjutnya,” katanya .

Lima UMKM terbaik berlanjut ke pendampingan online dari hasil presentasi karya iklan tersebut, panitia memilih lima ide/produk UMKM terkurasi terbaik dari Kabupaten Agam untuk dilanjutkan ke program pendampingan online berupa pembuatan iklan, produksi iklan, hingga penayangan (ad placement) di platform digital melalui program bantuIn.

Skill Up Lab akan berlangsung di enam kabupaten terdampak bencana di dua provinsi, yaitu Padang Pariaman (19–20 Agustus), Solok (21–22 Agustus), dan Agam (27–28 Agustus) di Sumatera Barat yang telah terlaksana, dilanjutkan Bener Meriah, Gayo Lues, dan Pidie Jaya di Aceh yang akan diselenggarakan pada bulan September 2026.

Program ini terbuka bagi pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat terdampak berusia 18–45 tahun yang memiliki produk, jasa, atau usaha yang masih berjalan maupun berpotensi dirintis kembali pascabencana, atau masyarakat di wilayah tersebut yang memiliki ide kreatif periklanan.