kingsheadwye.com

Alasan Denny Goestaf Gugat Gana-gini Rp13 M kepada Clara Shinta

Jakarta -

Pengusaha Denny Goestaf mengungkap alasan dirinya menggugat harta bersama senilai Rp 13 miliar terhadap mantan istrinya, Clara Shinta. Denny menyebut nilai tersebut berkaitan dengan harta yang menurutnya diperuntukkan bagi masa depan dan nafkah anak mereka.

Denny mengatakan sebenarnya tidak menggugat harta gana-gini tersebut sejak sekitar lima tahun lalu. Namun, dia memilih menempuh jalur hukum karena ingin memastikan hak anaknya tetap terjamin hingga dewasa.

"Awalnya itu kan harta gano-gini lima tahun yang lalu kan gak pernah saya gugat, makanya tenang-tenang aja. Nah, tapi saya udah bilang kan, 'Tolong besarkan anak, tolong didik yang benar'," kata Denny Goestaf di Polda Metro Jaya, Rabu (19/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Denny mengaku kondisi kesehatan membuat dirinya memikirkan masa depan anak-anak. Ia menyebut dirinya kini berusia 60 tahun, sedangkan terdapat perbedaan usia sekitar 30 tahun dengan Clara Shinta.

"Saya kan sekarang 60, beda saya sama dia 30 tahun. Saya udah divonis banyak penyakitlah. Saya mau anak ini terjamin haknya nanti umur 18 tahun itu bisa terjamin, ada rumah, ada harta. Nah itu haknya dia," ungkapnya.

Menurut Denny, dirinya sempat meminta agar dibuatkan surat pernyataan di hadapan notaris terkait pemberian rumah kepada anak ketika berusia 18 tahun. Namun, menurut pengakuannya, upaya tersebut tidak menemui kesepakatan.

"Pas waktu saya perjuangkan dia, dia gak mau membagi itu. Jadi dia gak bisa diajak kerja sama gitu lho. Untuk maunya ke notaris kita buat surat pernyataan nanti umur 18 tahun anak mendapatkan rumah begitu. Nah, dia gak mau. Akhirnya saya minta bantuan ke Pengadilan Agama waktu itu. Nah nilainya ya itulah, Rp13 M itu," ujar Denny.

Denny mengaku nilai Rp13 miliar tersebut dapat dihitung berdasarkan aset yang menurutnya berkaitan dengan harta bersama selama pernikahan.

"Kan bisa dihitung, saya bisa ngitung gitu. Kan waktu beli tanah, di rumah kan saya yang nawar, kontraktor juga kan tahu saya semua, mobil juga saya tahu semua. Jadi itulah nilai-nilainya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Denny mengatakan dirinya sudah tidak berkomunikasi dengan Clara Shinta sejak November 2025. Dia mengaku kesulitan bertemu dengan anaknya. Menurut Denny, dirinya tidak diperbolehkan bertemu anak setelah menggugat perkara tersebut.

"Nggak boleh. Alasannya ya karena saya gugat. Jadi per November 2025 itu yang waktu saya gugat itu ancamannya adalah gak boleh ketemu anak gitu lho," ujarnya.

Denny menegaskan persoalan gugatan Rp13 miliar sudah mencakup kepentingan masa depan anak.

"Nafkah Rp13 miliar itu, itu udah termasuk kok untuk masa depan anaknya. Dan itu kan udah perjanjian kita gitu lho," tuturnya.

Sebelumnya Clara Shinta membantah tuduhan bahwa dirinya menerima uang titipan dari Denny Goestaf selama pernikahan. Clara menyebut tuduhan tersebut sebagai fitnah dan menegaskan tidak pernah menerima uang titipan sepeser pun dari mantan suaminya.

Clara menyatakan aset dan kekayaan yang dimilikinya merupakan hasil kerja keras serta bisnis yang dirintisnya secara mandiri sejak 2018. Ia mengklaim bisnis tersebut dibangun dari kondisi awal dengan saldo sekitar Rp5 juta hingga berkembang menjadi aset dan nilai bisnis miliaran rupiah.

(fbr/pus)