kingsheadwye.com

Apakah RAM HP 8GB Masih Cukup di 2026?

Jakarta, CNN Indonesia --

Kapasitas RAM 8GB selama ini dianggap cukup aman untuk penggunaan smartphone sehari-hari. Namun, perkembangan fitur kecerdasan artifisial (AI) mulai mengubah kebutuhan memori pada ponsel.

Dilansir Android Authority, kapasitas 8GB masih cukup untuk menjalankan aplikasi dan sejumlah game, tetapi mulai tidak memadai jika pengguna ingin menikmati fitur AI terbaru yang berjalan langsung di perangkat.

Persoalannya, model AI yang diproses secara lokal harus dimuat ke RAM agar dapat bekerja dengan cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemrosesan AI langsung di perangkat menawarkan sejumlah keuntungan, mulai dari respons lebih cepat, privasi lebih baik, hingga kemampuan bekerja tanpa koneksi internet.

Data sensitif juga tidak perlu dikirim ke server cloud karena proses berlangsung langsung di ponsel.

Namun, model AI tersebut membutuhkan RAM berukuran beberapa gigabyte agar dapat terus aktif dan merespons permintaan pengguna dengan cepat.

Sebagai contoh, lini Google Pixel dan dukungan terhadap model Gemini Nano 4. Varian Gemma 4 E2B memiliki ukuran 4,2GB, sedangkan E4B mencapai 5,9GB.

Dengan kebutuhan sebesar itu, ponsel dinilai membutuhkan RAM 12GB atau lebih agar masih memiliki ruang untuk menjalankan aplikasi lain.

Kebutuhan tersebut meningkat dibandingkan Nano 3 yang membutuhkan memori kurang dari 4GB.

Gemini Intelligence bahkan menetapkan RAM 12GB sebagai salah satu persyaratan minimum, bersama AI Core dan Gemini Nano v3 atau yang lebih baru.

Akibatnya, sejumlah ponsel kelas menengah dan bahkan perangkat kelas atas keluaran tahun sebelumnya dengan RAM 8GB atau kurang tidak dapat mengakses sejumlah fitur AI terbaru yang tersedia pada flagship Android.

Google tetap menyediakan Gemini Go yang membawa sebagian fitur berbasis Assistant ke perangkat Android Go kelas bawah.

Namun, fitur tersebut tetap membutuhkan RAM 2GB, sementara sejumlah perangkat di segmen tersebut hanya memiliki total RAM sekitar 4GB.

Apple juga butuh RAM lebih besar

Peningkatan kebutuhan RAM juga terjadi pada perangkat Apple. Apple Intelligence pada awalnya membutuhkan RAM 8GB.

Persyaratan tersebut membuat iPhone 15 versi dasar dan sejumlah model lama dengan RAM 6GB tidak mendapatkan fitur tersebut.

Pada iOS 27, kebutuhan RAM untuk fitur AI yang berjalan langsung di perangkat meningkat menjadi 12GB.

Kapasitas tersebut dibutuhkan untuk fitur seperti Expressive Voices dan peningkatan dikte.

Menurut Android Authority, saat ini hanya iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone Air yang mendukung fitur AI terbaru Apple, setidaknya sebelum produk baru lainnya hadir.

Dengan demikian, RAM 12GB kemungkinan mulai menjadi batas minimum baru untuk smartphone yang ingin menjalankan fitur AI terbaru.

Padahal, tanpa mempertimbangkan AI, kapasitas tersebut sebelumnya dinilai berlebihan untuk smartphone flagship.

RAM 8GB bahkan masih secara teknis cukup untuk menyimpan dua atau tiga game Android di memori sekaligus tanpa harus menutup aplikasi. Namun, kebutuhan AI mengubah perhitungan tersebut.

Fitur seperti Gemini Intelligence perlu terus berada di RAM agar dapat merespons dengan cepat.

Akibatnya, ponsel dengan RAM 12GB pada praktiknya bisa hanya memiliki sekitar 7GB memori yang tersedia untuk aplikasi dan game ketika model AI tetap aktif di RAM.

Lebih lanjut, RAM 8GB masih dinilai mencukupi untuk penggunaan aplikasi dan game tanpa mengandalkan fitur AI terbaru.

Namun, membeli ponsel RAM 8GB pada 2026 dapat membuat pengguna tertinggal jika ingin menggunakan fitur AI terbaru dan mendatang dari Android maupun iOS.

Pengguna yang ingin memakai smartphone selama beberapa tahun dan tetap mendapatkan fitur AI terbaru disarankan untuk memilih kapasitas RAM sebesar mungkin.

(lom)

[Gambas:Video CNN]