kingsheadwye.com

ASTINDO: Pelaku usaha wisata kini dituntut berikan pengalaman berkesan

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) menyampaikan bahwa para pelaku usaha pariwisata kini dituntut untuk menghadirkan pengalaman berwisata yang berkesan, tidak hanya menyediakan tempat dan atraksi wisata saja.

"Kalau dulu cukup menawarkan atraksi atau tempat yang bagus untuk berfoto, sekarang yang dicari adalah pengalaman. Bagaimana orang bisa benar-benar merasakan sesuatu yang berbeda saat berkunjung," kata Ketua Umum ASTINDO Pauline Suharno dalam sesi dialog yang diadakan di Jakarta pada Jumat.

Dia mengemukakan bahwa perilaku dan ekspektasi wisatawan telah berubah. Wisatawan sekarang tidak hanya mencari objek wisata yang menarik untuk dilihat dan difoto, tetapi juga ingin merasakan pengalaman autentik saat berwisata.

Oleh karena itu, para pengelola destinasi wisata dan penyelenggara acara sekarang perlu menghadirkan pengalaman unik agar dapat menarik perhatian wisatawan.

"Generasi sekarang juga semakin peduli terhadap isu sustainability. Mereka memperhatikan bagaimana sebuah destinasi atau perusahaan mengelola lingkungan," kata Pauline.

Ia mengemukakan bahwa pengembangan destinasi pariwisata sekarang harus dilakukan secara berkelanjutan, diimbangi dengan upaya pengelolaan dan pelestarian lingkungan.

Baca juga: Pengalaman jadi pendorong utama perjalanan Gen Z

Baca juga: AI MaiA hadirkan pengalaman wisata yang lebih cerdas dan personal

Pauline juga menyoroti pengaruh tekanan ekonomi terhadap pola belanja wisatawan kelas menengah ke atas.

Kondisi ekonomi membuat sebagian wisatawan berusaha mengurangi pengeluaran dengan memilih layanan penerbangan serta hotel dengan tarif lebih terjangkau.

"Kalau sebelumnya pelanggan terbiasa menggunakan business class, sekarang banyak yang beralih ke premium economy atau economy. Begitu juga hotel, dari hotel bintang lima premium menjadi bintang empat atau bintang lima dengan harga yang lebih rendah," Pauline menjelaskan.

Pauline mengemukakan bahwa sektor usaha pariwisata sedang menghadapi berbagai tantangan, antara lain akibat fluktuasi kondisi perekonomian, penurunan daya beli, perubahan tren wisata, dan masalah geopolitik.

Kendati demikian, menurut dia, minat wisatawan untuk mengunjungi daerah-daerah tujuan wisata di Indonesia masih tergolong tinggi.

"Travel sentiment sebenarnya masih sehat. Minat wisatawan untuk datang ke Indonesia masih tinggi. Namun karena kondisi geopolitik dan faktor ekonomi, banyak yang memilih menunda perjalanan dibanding membatalkannya," katanya tanpa memerinci data pendukungnya.

Baca juga: Kegiatan wisata yang ingin dilakukan turis saat mengunjungi Indonesia

Baca juga: Jogja Cultural Wellness Festival menghadirkan pengalaman penyembuhan

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.