Awal Juli 2026, Disnakertrans Karawang catat 18.679 pencari kerja - ANTARA News Megapolitan
Karawang (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Jawa Barat mencatat 18.679 pencari kerja baru sepanjang Januari hingga pekan pertama Juli 2026.
Kepala Disnakertrans Karawang Rosmalia saat dihubungi di Karawang, Minggu menyampaikan, para pencari kerja baru itu diketahui dari jumlah pemohon pembuatan kartu kuning ke Disnakertrans Karawang.
Kartu kuning atau Kartu AK1 merupakan dokumen pelengkap persyaratan administrasi yang harus dipenuhi saat melamar pekerjaan, baik melamar pekerjaan di instansi pemerintah maupun perusahaan swasta.
Ia menyampaikan, hampir setiap bulan pihaknya menerima permohonan pembuatan kartu kuning para pencari kerja. Namun hingga pertengahan tahun ini, jumlah pemohon pembuatan kartu kuning terbanyak terjadi pada bulan Mei.
Sesuai dengan data Disnakertrans Karawang, pada Mei lalu pemohon pembuatan kartu kuning mencapai 8.600 pemohon.
Jumlah pemohon pembuatan kartu kuning tersebut cukup tinggi, karena pada bulan sebelumnya atau April, jumlahnya sebanyak 4.400 pemohon, dan pada Maret hanya 1.000 pemohon.
Kondisi itu diduga terjadi karena bulan Mei 2026 merupakan momentum kelulusan siswa SMA/SMK. Mereka yang lulus sekolah dan tidak melanjutkan kuliah, langsung membuat kartu kuning untuk mencari pekerjaan.
Rosmalia mengakui lowongan kerja sepanjang Januari hingga saat ini masih terbatas, belum bisa menampung para pencari kerja. Sebab kuota lowongan kerja dari perusahaan memang tidak terlalu banyak.
Atas kondisi itu, pihaknya mengoptimalkan Balai Latihan Kerja (BLK), dengan melatih dan mengarahkan para pencari kerja yang tidak tertampung di perusahaan untuk beralih ke wirausaha atau sebagai pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Cukup banyak peluang kerja di luar sektor industri. Ada pula peluang bisnis. Ini harus digali, yakni dengan mengoptimalkan pelatihan-pelatihan di Balai Latihan Kerja, agar mereka mandiri dan bersedia menjadi wirausahawan atau pelaku UMKM," katanya.
Sementara itu, Disnakertrans Karawang menyampaikan sebanyak 3.718 pencari kerja telah tersalurkan ke perusahaan melalui informasi lowongan kerja daring atau infoloker online yang dikelola Pemkab Karawang.
"Jumlah itu baru dari data penempatan tenaga kerja melalui infoloker online Karawang, belum termasuk yang melalui BKK (Bursa Kerja Khusus)," kata Rosmalia.
Ia mengatakan, sepanjang Januari hingga Mei, realisasi penempatan tenaga kerja melalui infoloker online, khusus warga ber-KTP Karawang mencapai 3.718 orang.
Sedangkan data penempatan tenaga kerja melalui BKK hingga kini belum masuk seluruhnya, sehingga belum bisa disampaikan data realisasinya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Disnakertrans Karawang catat 18.679 pencari kerja per awal Juli 2026
Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.