kingsheadwye.com

Bahlil Pastikan Pasokan BBM di Makassar Sudah Normal, Tak Ada Lagi Kelangkaan

Kamis, 17 September 2026 - 18:27 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan, kini telah terurai dan kondisi pasokan kembali terjaga.

Baca Juga

"Yang terjadi kemarin di Makassar alhamdulillah sudah bisa terurai dan sudah selesai dan saya sudah laporkan kepada Bapak Presiden," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 17 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahlil mengatakan secara nasional stok BBM masih berada dalam kondisi aman. Pemerintah menetapkan standar minimum kebutuhan nasional pada kisaran 18-20 hari.

Baca Juga

Menurut dia, salah satu faktor yang menyebabkan antrean BBM di Makassar adalah adanya pergeseran konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi.

Pergeseran tersebut terjadi seiring dengan meningkatnya harga minyak dunia yang kini berada di atas 100 dolar AS per barel.

Baca Juga

"Kita tahu bahwa harga dunia sekarang kan tidak dalam kondisi baik-baik saja. Sekarang sudah mencapai 100 lebih, 100 dolar (AS) lebih per barel. Jadi pasti berdampak pada harga nasional, di mana harga subsidi kita tidak kita naikkan," jelasnya.

Kondisi tersebut, lanjut Bahlil, membuat sebagian masyarakat yang sebelumnya menggunakan BBM nonsubsidi beralih mengonsumsi BBM subsidi.

Selain itu, Bahlil menyebut adanya temuan kepolisian terkait dugaan praktik BBM subsidi secara berlebihan yang turut memperpanjang antrean di sejumlah titik.

Ia mengatakan terdapat kendaraan yang telah dimodifikasi atau memiliki kapasitas tangki sangat besar, bahkan mencapai 700 liter hingga 1 ton, untuk menampung BBM.

Bahlil menyampaikan Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan agar persoalan tersebut segera ditertibkan. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) sebagai pihak yang menjalankan implementasi kebijakan BBM di lapangan.

"Arahannya harus segera kita tertibkan. Karena kita tahu bahwa pemerintah itu kan regulator. Implementasi di lapangan itu kan adalah Pertamina. Jadi saya melakukan koordinasi terus dengan Pertamina," kata Bahlil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengingatkan masyarakat yang dinilai mampu secara ekonomi untuk tidak menggunakan BBM subsidi karena bahan bakar tersebut diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang berhak menerimanya.

"Saudara-saudara kita yang mampu, yang memakai mobil bagus, ya tolonglah, subsidi ini kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," pungkas Bahlil. (Ant)

SPBU.

Penyaluran BBM di Makassar dan Sekitarnya Dipastikan Semakin Berjalan Kondusi

Kondisi tersebut merupakan hasil dari sinergi yang terus dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemda dan aparat penegak hukum (APH) setempat.

VIVA.co.id

16 September 2026