Bank Indonesia gandeng sembilan UMKM Papua tampil di KKI 2026
Bank Indonesia gandeng sembilan UMKM Papua tampil di KKI 2026
Jumat, 21 Agustus 2026 16:04 WIB
Hasil kerajinana UMKM Papua yang di pamerkan pada kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta. (ANTARA/HO-BI Papua)
Jayapura (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua menggandeng sembilan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan untuk tampil dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta.
Kepala KPw BI Provinsi Papua Warsono di Jayapura, Jumat, mengatakan keikutsertaan UMKM Papua dalam KKI 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
"Sembilan UMKM yang dibawa ke ajang tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari fesyen, kriya, makanan dan minuman, kakao, hingga kopi," katanya.
Menurut Warsono, keikutsertaan UMKM binaan Papua dalam KKI 2026 merupakan kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan Papua kepada pasar yang lebih luas.
"Sehingga keikutsertaan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk bertemu calon pembeli, mitra usaha, perbankan, serta jaringan pasar yang lebih luas,"ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya ingin UMKM Papua tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki akses pasar yang lebih luas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
"Sepanjang 2026 telah menjalankan berbagai program pengembangan UMKM dari sisi peningkatan kualitas produk, kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi, hingga perluasan pasar," katanya lagi.
Dia menambahkan KKI 2026 berlangsung pada 20-23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dengan mengusung tema "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing".
"Ajang tersebut melibatkan kolaborasi 27 kementerian/lembaga dan 34 mitra strategis sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk memperluas akses pembiayaan, digitalisasi, pengembangan produk, serta pasar domestik dan ekspor," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026