kingsheadwye.com

Bantah Stasiun Karet Ditutup, KAI: Sedang Proses Integrasi |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara tegas membantah keputusan penutupan Stasiun Karet. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan stasiun tersebut tetap menjadi bagian penting dalam sistem layanan perkeretaapian, khususnya untuk mendukung integrasi dengan Stasiun Sudirman Baru atau BNI City.

"81 tahun KAI belum pernah yang namanya menutup stasiun. Jadi saya sangat menolak diksi (Stasiun) Karet ditutup," ujar Anne saat jumpa pers di Stasiun BNI City, Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Anne menjelaskan pihaknya saat ini sedang melakukan proses integrasi layanan antara Stasiun Karet dan BNI City guna menampung pertumbuhan volume pelanggan yang terus meningkat. Anne menyebut perlunya penyesuaian infrastruktur di Stasiun Karet karena keterbatasan lahan dan panjang peron.

"Karet itu peronnya kan pendek, dekat dengan perlintasan. Investasi kita mulai dari dua tahun yang lalu sampai nanti untuk KRL itu semuanya adalah stamformasi 12 (SF12). Sehingga prasarana dan infrastrukturnya harus kita siapkan dari sekarang," ucap Anne.

Meski layanan naik-turun penumpang KRL dialihkan ke peron Stasiun BNI City demi keamanan dan kenyamanan, Anne menyebut Stasiun Karet tetap difungsikan sebagai gerbang akses utama bagi masyarakat. Anne mengatakan KAI tengah menata area tersebut agar lebih ramah bagi pejalan kaki dan terintegrasi dengan moda transportasi lain tanpa memicu kemacetan.

"Stasiun Karet tetap aktif melayani jalur KRL. Karet di sini juga kami siapkan untuk menjadi gerbang akses penumpang. Jadi nggak ditutup," tegas Anne.

Dalam rencana pengembangannya, sambung Anne, KAI akan menyiapkan fasilitas pendukung yang modern untuk menghubungkan Stasiun Karet dengan BNI City. Fasilitas tersebut mencakup travelator datar maupun menanjak, serta penataan area drop zone untuk angkutan ojek dan antarmoda lainnya.

"Sehingga walaupun kita jalan kaki dari arah Karet menuju stasiun ini, itu kita bisa tetap memberi kenyamanan kepada pelanggan-pelanggan kami," lanjut Anne.

Anne mengatakan penutupan akses keluar-masuk Stasiun Karet bersifat sementara lantaran sedang dalam proses penataan. Mengenai durasi pengerjaan, Anne menyebutkan proses ini akan dilakukan secara bertahap.

"Nanti bertahap, ketika ada yang sudah selesai pasti dibuka secara bertahap, diselesaikan dalam satu sampai tujuh bulan ke depan," ucap Anne.

Anne menilai langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam meningkatkan layanan angkutan urban. Selain Stasiun Karet, ucap Anne, KAI juga tengah melakukan perbaikan besar-besaran di stasiun-stasiun dengan volume transit tinggi lainnya seperti Stasiun Manggarai, Cawang, Duri, dan Tanah Abang.

"Upaya kami dalam peningkatan integrasi Stasiun Karet dengan Sudirman Baru ataupun BNI City itu bisa tercapai. Kita melihat pertumbuhan pelanggan kita untuk angkutan dalam kota ini harus kita tangani dengan baik 10-20 tahun ke depan," kata Anne.