Bantu atasi dampak asap, Gubernur Kalteng ajak masyarakat optimalkan pemanfaatan rumah oksigen
Bantu atasi dampak asap, Gubernur Kalteng ajak masyarakat optimalkan pemanfaatan rumah oksigen
Minggu, 13 September 2026 16:52 WIB
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengecek sekaligus menerima pelayanan kesehatan di rumah oksigen di kawasan RTH Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (13/9/2026). ANTARA/Muhammad Arif Hidayat (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)
Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengajak masyarakat untuk memanfaatkan rumah oksigen yang disediakan pemerintah provinsi maupun lainnya dalam upaya menjaga kesehatan dari paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Kami telah menyediakan rumah oksigen di sejumlah lokasi, silakan masyarakat untuk memanfaatkannya," kata dia di sela peninjauan rumah oksigen di lobi dan lorong Ruang Terbuka Hijau Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu.
Dalam setiap rumah oksigen yang disediakan, hadir petugas kesehatan yang siap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang datang, termasuk untuk mendapatkan oksigen terapi. Fasilitas ini dihadirkan sebagai salah satu upaya pemprov menanggulangi dampak asap akibat karhutla.
Dua lokasi di kawasan Bundaran Besar, yakni Menara Bundaran Besar Talawang dan RTH Bundaran Besar Palangka Raya, melayani masyarakat setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.
Adapun layanan di Aula Bakti Husada Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng beroperasi setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Rumah oksigen tersebut dilengkapi oxygen concentrator, tabung oksigen, tempat tidur pasien, serta tenaga kesehatan yang disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Keberadaan rumah oksigen diharapkan dapat menjadi fasilitas pertolongan bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan oksigen ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.
Rumah oksigen yang tersedia di berbagai rumah sakit umum daerah, baik dimiliki pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota di Kalteng.
Sebelumnya, petugas di Rumah Oksigen Bundaran Besar dr Rhizal M Hutapea menjelaskan kapan pun masyarakat datang selama rumah oksigen sedang dibuka maka akan langsung diberikan pelayanan.
"Kami petugas yang berada di sini akan memberikan pelayanan, termasuk pelayanan pemberian oksigen selama pasien membutuhkan," katanya.
Baca juga: Kalteng secara ketat pantau titik panas kendati adanya tren penurunan
Baca juga: Tim Gabungan padamkan karhutla di kawasan observasi Chanee Kalaweit
Baca juga: Polda Kalteng tetapkan 27 tersangka karhutla, tujuh korporasi naik sidik
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.