Banyak Pesaing Baru Berdatangan ke RI, Suzuki: Kami Selalu Monitor!
Jakarta -
Persaingan industri otomotif Indonesia makin ketat. Pilihan juga makin beragam dengan teknologi ICE, Hybrid, Plug-in Hybrid, hingga PHEV dari para pabrikan pendatang baru.
Melihat hal itu, Dept. Head of 4W Sales PT SIS, Randy R. Murdoko, di GIIAS 2026, mengatakan Suzuki terus memantau perkembangan industri otomotif, dan memilih langkah strategis untuk tetap bisa mendapat kepercayaan konsumen.
"Jadi kalau lihat persaingannya itu kita selalu memonitor persaingannya.Tapi sekali lagi, secara konsep yang ingin disampaikan atau yang dimiliki oleh Suzuki secara global adalah multi-pathway. Kita mencoba menyediakan seluruh opsi powertrain. Kita punya combustion engine, kita punya hybrid, kita juga punya BEV," ucap Randy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi sekali lagi, yang pertama adalah kami pasti selalu melakukan evaluasi terhadap kebutuhan atau permintaan dari customer Suzuki di lapangan," Randy menambahkan.
Langkah Multi-pathway yang diambil Suzuki bukan tanpa alasan, karena ragamnya permintaan konsumen menjadi alasan kuat Suzuki tidak hanya fokus pada satu teknologi.
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi memperkenalkan Suzuki XL7 Facelift saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (29/7/2026).Model penyegaran tersebut hadir dengan sejumlah ubahan pada sektor eksterior, mulai dari desain lampu kabut, bumper, gril, pelek, hingga antena shark fin yang membuat tampilannya semakin modern. Foto: Gilang Faturahman/detikfoto
"Market Suzuki kan luas. Kami nggak hanya bertumpu sama kota-kota besar, tapi juga hampir seluruh wilayah. Mungkin saya izin menambahkan, outlet kami sekarang 300 lebih termasuk yang terbanyak di Indonesia. Jadi memang market yang kami layani, itu nggak cuma di kota besar, tapi di seluruh wilayah. Dari Aceh, benar-benar dari Aceh sampai Papua," ujar Randy.
"Jadi dari hasil survei itu, dari hasil evaluasinya kami melihat bahwa apa yang kita provide dalam konsep multi-pathway itu, saat ini sudah terpenuhi. Yang kedua, tadi pertama konsep multi-pathway, yang kedua adalah hybrid. Hybrid yang kita miliki saat ini kan itu sebagai bridging-lah, begitu kan langkah awal untuk bisa serve customer Suzuki. Karena setiap merek, setiap brand, setiap segmen itu kan ada ada customer, atau segmen yang masing-masing," Randy menambahkan.
(lth/dry)