kingsheadwye.com

Bapenda Bengkayang optimalkan pajak pariwisata Pulau Lemukutan - ANTARA News Kalimantan Barat

Bengkayang (ANTARA) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bengkayang mulai mengoptimalkan potensi penerimaan pajak dari sektor pariwisata di Pulau Lemukutan melalui sosialisasi pajak hotel, restoran, dan hiburan kepada pelaku usaha setempat.

Kepala Bapenda Kabupaten Bengkayang Yohanes Atet mengatakan, optimalisasi penerimaan pajak daerah menjadi penting seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di Pulau Lemukutan yang berkembang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Bengkayang.

"Pulau Lemukutan memiliki aktivitas pariwisata yang terus tumbuh. Karena itu kami ingin memastikan para pelaku usaha memahami hak dan kewajiban perpajakan sehingga potensi pajak daerah dapat dikelola secara optimal," kata Yohanes Atet di Bengkayang, Minggu.

Menurut dia, pajak hotel, restoran, dan hiburan merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hasilnya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan berbagai sektor.

"Pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur, penyediaan fasilitas umum, hingga program sosial. Semakin tinggi kepatuhan wajib pajak, semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah membiayai pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi untuk meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga membangun kesadaran pelaku usaha agar memahami mekanisme pemungutan dan pelaporan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Yohanes, kepatuhan pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, terutama di tengah berkembangnya sektor pariwisata Bengkayang yang mulai menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Bapenda mencatat Pulau Lemukutan dipilih sebagai lokasi sosialisasi karena memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata.

Berdasarkan data Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Bengkayang, desa wisata tersebut mencatat sebanyak 51.684 kunjungan wisatawan sepanjang 2025, atau menjadi destinasi dengan jumlah kunjungan terbanyak kedua di Kabupaten Bengkayang.

Dengan tingginya kunjungan tersebut, pemerintah daerah menilai sektor akomodasi, kuliner, dan hiburan memiliki peluang besar untuk meningkatkan kontribusi terhadap PAD apabila seluruh pelaku usaha menjalankan kewajiban perpajakan secara tertib.

Yohanes menambahkan pemerintah daerah akan terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada wajib pajak agar pelaksanaan pemungutan pajak berjalan sesuai ketentuan sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat.

"Kami ingin pelaku usaha memahami bahwa pajak bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi investasi bersama untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk peningkatan fasilitas pariwisata di Pulau Lemukutan agar semakin maju dan mampu menarik lebih banyak wisatawan," katanya.

Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.