kingsheadwye.com

Bapenda Cianjur menurunkan 200 penelusur tagih 32 ribu pemilik kendaraan - ANTARA News Jawa Barat

Cianjur, Jawa Barat (ANTARA) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menurunkan 200 penelusur untuk melakukan penagihan terhadap 32 ribu pemilik kendaraan yang belum membayar pajak.

Kepala Bidang Pengembangan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Bapenda Cianjur Arif Rahman di Cianjur, Rabu, mengatakan para penelusur bertugas memastikan keberadaan kendaraan sekaligus mencocokkan data dengan kondisi di lapangan.

Penelusuran mencakup status kepemilikan, alamat, serta kondisi kendaraan, dimana penempatan di setiap kecamatan dengan jumlah berbeda menyesuaikan banyaknya kendaraan yang menunggak pajak.

"Mereka akan dibekali data berupa nomor polisi, nama pemilik, dan alamat kendaraan, tidak hanya mendata sekaligus menyampaikan tagihan kepada wajib pajak, kalau kendaraan sudah dijual berpindah tangan atau alamat datanya akan diperbarui," katanya.

Penelusur direkrut melalui koordinasi dengan kecamatan, yang mana mereka diwajibkan menandatangani perjanjian kerja sama dan perjanjian kerahasiaan data karena berkaitan dengan data pribadi wajib pajak.

Seluruh hasil penelusuran diinput melalui aplikasi untuk kemudian diverifikasi Bapenda. Target mulai berjalan pekan depan dan dituntaskan paling lambat pertengahan Desember 2026.

Sasaran utama penelusuran adalah kendaraan dengan tunggakan pajak 1-2 tahun ketika kendaraan sudah dijual atau digadaikan, wajib pajak akan diarahkan melakukan pemblokiran melalui layanan yang tersedia di Kantor Samsat Cianjur.

"Jangan sampai kendaraan yang sebenarnya masih ada justru terblokir dan tidak muncul lagi dalam data Samsat, ini harus benar-benar teliti," katanya.

Pihaknya mencatat hasil penelusuran tahun lalu, Bapenda Cianjur mencatat sekitar Rp1,1 miliar penerimaan dari wajib pajak yang melakukan pembayaran setelah dilakukan penelusuran oleh petugas.

"Jumlah kendaraan yang menjadi sasaran penelusuran menurun dibandingkan tahun 2025 sebanyak 75 ribu menjadi 32 ribu kendaraan di tahun 2026, yang mana penurunan terjadi setelah data yang diberikan Pemprov Jabar melalui pemutakhiran," katanya.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.