kingsheadwye.com

BBRMP Maluku siapkan irigasi perpompaan untuk lahan Tanimbar - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) -

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku menyiapkan usulan irigasi perpompaan untuk mengoptimalkan lahan pertanian di Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui pemanfaatan sumber air yang tersedia.

Kepala BBRMP Maluku Gunawan di Ambon, Rabu, mengatakan upaya tersebut untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung percepatan swasembada pangan.

Untuk memastikan kesiapan lokasi, BBRMP Maluku bersama para penyuluh dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah meninjau calon lokasi Program Irigasi Perpompaan di Desa Olilit dan Desa Tumbur.

Peninjauan itu, kata dia, untuk melihat kondisi lahan, ketersediaan sumber air, serta kebutuhan pengairan kelompok tani sebagai bagian dari persiapan usulan program Kementerian Pertanian.

Di Desa Olilit, tim BBRMP Maluku meninjau lahan kelompok tani (Poktan) Akiain dengan luas sekitar 15 hektare. Lahan tersebut merupakan lahan produktif yang rutin ditanami setiap tahun.

"Namun, keterbatasan ketersediaan air, terutama pada musim kemarau, masih menjadi kendala utama bagi petani. Selama ini, pengairan dilakukan secara manual sehingga pola tanam petani cenderung menyesuaikan dengan ketersediaan air," ujarnya.

Kelompok tani tersebut juga tengah mengupayakan pembuatan sumur secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan pengairan.

Sejumlah komoditas yang pernah dikembangkan di lahan tersebut antara lain padi gogo varietas Inpari 32, Vas Meme, dan varietas lokal lainnya.

Gunawan menyebut para penyuluh juga mendapat praktik langsung pembuatan poligon lahan menggunakan aplikasi GPS Field Area Measure yang dipandu tim BBRMP Maluku.

"Praktik ini bertujuan meningkatkan kemampuan penyuluh dalam menentukan titik koordinat, mengukur luasan lahan, serta menghasilkan data poligon berdasarkan kondisi aktual di lapangan," jelasnya.

Data tersebut menjadi bagian dari kelengkapan administrasi dan teknis dalam penyusunan usulan Program Irigasi Perpompaan Kementerian Pertanian.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Desa Tumbur, tepatnya di lahan Poktan Tanimbar Sejahtera yang diketuai Yakobus Fenanlampir. Kelompok tani tersebut memiliki lahan seluas 20 hektare dengan dukungan lima titik sumur sebagai sumber air.

Lahan tersebut, kata dia, siap dan rutin dimanfaatkan untuk budidaya berbagai komoditas, antara lain padi, cabai, tomat, dan komoditas lainnya.

Meski demikian, sistem pengairan masih dilakukan secara manual sehingga diperlukan dukungan irigasi perpompaan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber air.

"Dengan adanya dukungan irigasi perpompaan, pemanfaatan sumber air diharapkan dapat dilakukan lebih optimal sehingga kegiatan budidaya dapat berlangsung lebih baik, terutama dalam menghadapi keterbatasan air pada musim kemarau," kata Gunawan.

Pewarta: Winda Herman
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.