kingsheadwye.com

BGN Tegur SPPG Bawang Usai Dugaan Keracunan MBG, Soroti Telur yang Dimasak dari Malam

Sabtu, 26 September 2026 - 21:30 WIB

Batang, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) menyoroti pola pengolahan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, setelah muncul dugaan keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga

Wakil Kepala BGN Trenggono mengatakan pengelola SPPG Bawang telah ditegur. Menurutnya, salah satu persoalan yang ditemukan berkaitan dengan proses pengolahan makanan yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur keamanan pangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trenggono menyoroti proses pengolahan telur yang dilakukan sejak malam hari, sementara tahapan berikutnya baru dilanjutkan pada pagi hari.

Baca Juga

"Pola pengolahan seperti itu tidak tepat. Banyak alur mekanisme bahan ini yang tidak pas," katanya di Batang, Sabtu, 26 September 2026.

Menurut Trenggono, pengolahan makanan dalam program MBG harus mengikuti alur yang memastikan makanan tetap aman ketika diterima dan dikonsumsi penerima manfaat.

Baca Juga

Ia menegaskan pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab BGN. Pemerintah daerah hingga aparat juga memiliki kewenangan untuk ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut.

"Semua berhak mengawasi, bukan hanya dari BGN saja. Pemda, bupati dan jajaran dapat ikut membantu mengawasi," katanya.

Selain proses pengolahan, Trenggono mengingatkan penerima manfaat agar tidak membawa makanan MBG pulang untuk disimpan atau dikonsumsi di kemudian waktu.

Menurut dia, makanan yang disiapkan dalam program tersebut memiliki batas waktu konsumsi sehingga tidak boleh disimpan maupun diedarkan kembali setelah melewati batas aman.

"Tidak ada MBG itu yang dibawa pulang, tidak boleh," katanya.

Trenggono menekankan pengawasan harus dilakukan sejak makanan mulai diolah, didistribusikan, hingga dikonsumsi penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kita mengawasi semua. Kita bersama-sama mengawasi supaya pelaksanaan MBG ini bisa betul-betul dikonsumsi dengan baik oleh penerima manfaat yang membutuhkan," katanya.

Dugaan keracunan di SPPG Bawang menjadi perhatian BGN untuk mengevaluasi pelaksanaan program, terutama dari sisi keamanan pangan dan alur pengolahan makanan sebelum disalurkan kepada penerima manfaat. (Ant)

Kapolsek Jambi Selatan AKP Tarani Zebua saat ekspos pelaku penyiraman air keras yang berhasil ditangkap

Sakit Hati Diceraikan, Pria di Jambi Siram Mantan Istri Siri Pakai Air Keras hingga Tewas

Kasus penyiraman air keras ke seorang perempuan di Kota Jambi yang berujung kematian akhirnya terungkap. Polisi menangkap pria berinisial SB (56), yang diduga pelaku.

VIVA.co.id

26 September 2026