Biddokkes Polda Kalteng tangani satu petugas karhutla keracunan karbon monoksida
Biddokkes Polda Kalteng tangani satu petugas karhutla keracunan karbon monoksida
Selasa, 29 September 2026 11:07 WIB
Kabiddokkes Polda Kalteng Kombes Pol dr. Yusuf Kidingallo. ANTARA/Rajib Rizali.
Palangka Raya (ANTARA) - Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Polda Kalimantan Tengah, menerima satu anggota Polri yang keracunan karbon monoksida pada saat melakukan pemadaman bersama tim satgas kebakaran hutan dan lahan.
“Sudah ada personel yang dilarikan ke rumah sakit karena keracunan karbon monoksida. Itu mengancam nyawa. Kondisinya muntah-muntah dan kekurangan oksigen. Cepat dibawa ke rumah sakit, jika tidak, bahaya,” kata Kabiddokkes Polda Kalteng Kombes Pol dr Yusuf Kidingallo, Selasa.
Menurut dia, paparan asap menjadi salah satu risiko yang harus dihadapi personel yang bekerja di garis depan penanganan karhutla.
Kondisi tersebut membuat aspek kesehatan petugas menjadi perhatian selain upaya pemadaman dan penanganan titik api.
Polda Kalimantan Tengah juga menyiapkan Rumah Oksigen untuk membantu masyarakat maupun personel yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Fasilitas tersebut dilengkapi layanan oksigen dan dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Rumah Oksigen kami dirikan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap karhutla. Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
Yusuf menjelaskan, rumah Oksigen tersedia di sejumlah lokasi, di antaranya Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalteng, kawasan dekat Pasar Besar, Pal 21, Jalan Durin Kandang, Jalan Seth Adji, serta Klinik Induk Polda Kalteng di Jalan Rinjani.
Polda Kalimantan Tengah juga menyiapkan Rumah Oksigen Mobile yang dapat digerakkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain masyarakat, fasilitas tersebut juga dimanfaatkan untuk mendukung personel yang bekerja siang dan malam di lokasi karhutla.
Petugas di lapangan turut mendapatkan masker sebagai perlindungan dari paparan asap.
“Pelayanan Rumah Oksigen tersebut gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan akibat dampak kabut asap karhutla. Keberadaan Rumah Oksigen ini merupakan bentuk pelayanan Polda Kalteng kepada masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, di Kota Palangka Raya tercatat 668 kejadian karhutla dengan luasan lahan terbakar mencapai ribuan hektare.
Jumlah titik karhutla sempat mencapai 75 titik dalam sehari sebelum turun menjadi 27 titik.
Meski jumlah titik api menurun, ancaman belum sepenuhnya berakhir karena lahan gambut yang terbakar masih dapat menyimpan bara di bawah permukaan dan kembali memunculkan api maupun asap.
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.