BINAR MATAMU UI kukuhkan 24 duta lingkungan untuk edukasi kreasi pangan - ANTARA News Megapolitan
Depok (ANTARA) - Tim Pengabdi BINAR MATAMU (Bijak dan Benar, Makan Tanpa Mubazir) Universitas Indonesia (UI) mengukuhkan 24 Duta Lingkungan BINAR MATAMU 2026 di Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Ketua Tim Pengabdi BINAR MATAMU UI, Dr. Luh Ade Ari Wiradnyani dalam keterangannya, Selasa mengatakan bahwa para Duta Lingkungan diharapkan tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menerapkannya dan membagikan pengetahuan tersebut kepada masyarakat.
Setelah dikukuhkan, para Duta Lingkungan BINAR MATAMU 2026 akan melanjutkan perannya melalui kegiatan pendampingan di lingkungan masing-masing.
Para duta akan didorong untukmengedukasi masyarakat mengenaipencegahan food waste, termasuk melalui pengenalan cara memanfaatkan makanan berlebih dan sisa bahan pangan menjadi kreasi pangan yang lebih bernilai.
Dengan adanya dua Duta Lingkungan di setiap RW, diharapkanjangkauan edukasi BINAR MATAMU dapat diperluas hingga ke setiap rumah tangga di Kelurahan Bojong Menteng.
Para duta tidak hanya menjadi penerima pengetahuan, tetapi juga menjadi penggerak yang membawa praktek pencegahan food waste ke lingkungan tempat tinggalnya.
Penguatan peran Duta Lingkungan melalui edukasi dan kreasi pangan anti-mubazir menjadi salah satu langkah BINAR MATAMU dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola pangan.
Melalui pemanfaatan bahan pangan yang masih layak, makanan berlebih dan bagian pangan yang selama ini berpotensi terbuang dapat diolah kembali menjadi hidangan yang tetap menarik, bergizi, dan bernilai.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat dalam mencegah food waste melalui edukasi dan praktek pengelolaan pangan yang lebih bijak yang dikemas ke dalam pesan ‘Lima Strategi Pencegahan Food Waste’, termasuk pemanfaatan makanan berlebih dan sisa bahan pangan menjadi kreasi pangan yang tetap menarik dan bernilai gizi.
Program BINAR MATAMU dilaksanakan melalui sumber pendanaan Hibah Pengabdian Masyarakat Skema Kompetitif, Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) Universitas Indonesia Tahun 2026 Nomor PKS-052/UN2.PPM/HKP.05.01/2026.
Sebanyak 24 Duta Lingkungan tersebut merupakan perwakilan dari 12 RW di Kelurahan Bojong Menteng.
Setiap RW mengirimkan dua orang, yang terdiri atas satu Duta Lingkungan yang telah terlibat sejak 2025 dan satu duta tambahan yang dikukuhkan pada 2026.
Dalam kegiatan tersebut, para Duta Lingkungan mendapatkan pelatihan untuk memperkuat kembali pengetahuan mengenai pencegahan food waste yang telah diperkenalkan pada kegiatan sebelumnya melalui lima strategi utama, yaitu belanja bijak, penyimpanan bahan makanan dengan benar, pengolahan makanan tepat, penyajian makanan tepat, dan modifikasi sisa olahan makanan.
Edukasi tidak hanya diberikan melalui penyampaian materi, tetapi juga melalui pengenalan berbagai kreasi pangan anti-mubazir yang terdapat dalambooklet resep inovatif dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kreasi pangan anti-mubazir merupakan inovasi pemanfaatan makanan berlebih dan bagian bahan pangan yang masih dapat digunakan agar tidak terbuang, sekaligus tetap memiliki nilai gizi dan dapat diolah menjadi hidangan yang menarik.
Melalui kegiatan ini, para Duta Lingkungan diperkenalkan dengan sejumlah resep yang dapat menjadi contoh penerapan pencegahan food waste di tingkat rumah tangga.
Beberapa kreasi yang diperkenalkan antara lain dimsum kulit pisang, pai susu pisang, puding nasi susu, perkedel nasi, serta tumis batang sayur.
Berbagai kreasi tersebut menunjukkan bahwa bahan pangan yang sering kali dianggap sebagai sisa masih dapat dimanfaatkan menjadi hidangan baru apabila diolah secara tepat.
Selama kegiatan berlangsung, para Duta Lingkungan BINAR MATAMU terlihat antusias mengikuti materi, diskusi,dan pengenalan kreasi pangan anti-mubazir.
Antusiasme tersebut juga terlihat dari hasil evaluasi pengetahuan peserta yang menunjukkan adanya peningkatan sebesar 9% setelah mengikuti pelatihan.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.