kingsheadwye.com

Bio Farma Gunakan CNG, Efisiensi Operasional Diklaim Capai 40%

Lukman Nur Hakim Akurat.co

| 19 Juli 2026, 16:30 WIB

Bio Farma Gunakan CNG, Efisiensi Operasional Diklaim Capai 40%

Bio Farma mengganti sumber energi operasional dengan CNG melalui kerja sama dengan PGN Gagas. Langkah ini ditargetkan meningkatkan efisiensi hingga 40%.

AKURAT.CO PT Bio Farma (Persero) dan PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) resmi berkolaborasi dalam pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) di fasilitas Bio Farma, Bandung.

Kolaborasi ini menandai langkah konkret sinergi Bio Farma dengan salah satu afiliasi Subholding Gas Pertamina dalam mendukung agenda transisi energi nasional menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Direktur Operasi PT Bio Farma (Persero), Iin Susanti menyampaikan, kolaborasi ini merupakan langkah baru bagi PT BioFarma untuk menggunakan energi yang lebih bersih.

"BioFarma berkomitmen untuk menerapkan implementasi prinsip ESG salah satunya melalui pemanfaatan bahan bakar yang rendah emisi dan lebih ramah lingkungan seperti CNG", kata Iin dalam keterangannya, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga: Bio Farma Raih Dua Penghargaan Nasional Bidang Komunikasi dan CSR

Sementara itu, Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia, Santiaji Gunawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya PGN Gagas memperluas manfaat CNG ke sektor-sektor esensial di Indonesia.

"Keandalan pasokan energi di fasilitas produksi seperti Bio Farma sangat penting, karena menyangkut kesinambungan produksi yang berdampak langsung pada layanan kesehatan publik," ujar Santiaji.

Kolaborasi dengan Bio Farma ini menjadi bagian dari peran PGN Gagas memperluas pemanfaatan CNG ke sektor-sektor esensial nasional sekaligus mencerminkan pola sinergi lintas holding BUMN.

Kolaborasi dengan Bio Farma menambah portofolio pelanggan Gaslink (layanan CNG PGN Gagas untuk sektor industri dan komersial) yang hingga Juni 2026 telah melayani lebih dari 600 pelanggan dengan total penyaluran hampir mencapai 11 BBTUD.

Untuk kebutuhan operasional Bio Farma sendiri, PGN Gagas akan menyalurkan CNG sebesar 300.000 m3 per bulan yang diproyeksikan akan memberikan efisiensi operasional hingga 40% dibandingkan sumber energi yang digunakan sebelumnya.

Sebagai produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara dengan produk yang telah digunakan di lebih dari 150 negara, Bio Farma memiliki kebutuhan pasokan energi yang andal untuk menjaga kesinambungan proses produksinya.

Bagi PGN Gagas, menjamin gas terus mengalir ke Bio Farma berarti turut menjaga salah satu fondasi penting dalam menjaga dan mendukung akses kesehatan bagi masyarakat.

Baca Juga: KKP Dorong Bio Farmakologi Untuk Farmasi

Peresmian ini menjadi salah satu langkah konkret dari komitmen berkelanjutan Bio Farma dan PGN Group, sekaligus contoh nyata bagaimana sinergi lintas ekosistem BUMN dapat menghadirkan manfaat langsung bagi efisiensi operasional dan mendukung target lingkungan yang lebih luas.