BPKS: Kawasan Sabang siap jadi simpul konektivitas - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) menyatakan Sabang siap menjadi simpul konektivitas bagi perdagangan, logistik, dan pariwisata untuk Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
“Sabang memiliki potensi strategis sebagai gerbang maritim Indonesia di ujung barat kawasan IMT-GT. Posisi ini tentu akan mampu mengoptimalkan kerja sama ketiga negara tersebut,” kata Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen di Banda Aceh, Kamis.
Ia menjelaskan, potensi strategis Sabang sebagai gerbang maritim tersebut telah disampaikan dirinya saat menjadi salah satu narasumber pada IMT-GT Business Forum 2026 dari rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri dan Gubernur IMT-GT (CMGF) ke-23 dan Pertemuan Menteri IMT-GT ke-32 yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara.
Ia menjelaskan, dengan posisi strategis tersebut dapat memperkuat konektivitas logistik dan perdagangan lintas negara, pengembangan industri maritim, hingga ekosistem wisata bahari yang menghubungkan Sabang–Phuket-Langkawi (SAPHULA), khususnya untuk kapal wisata layar (yacht) dan kapal pesiar (cruise).
Baca: Aceh tawarkan proyek strategis di IMT-GT Aceh Business Forum
Menurut dia, keikutsertaan BPKS dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Sabang dalam implementasi IMT-GT Blueprint 2027–2031 sekaligus membuka peluang kolaborasi dan investasi bersama pemerintah, pelaku usaha, dan investor dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Ia menyebutkan salah satu sarana penunjang yang dimiliki BPKS di antaranya dermaga CT 1 yang akan difokuskan untuk pengembangan terminal wisata bagi cruise dan yacht, serta dermaga CT 3 yang difokuskan untuk logistik dan perdagangan, memiliki panjang 430 meter, kedalaman kolam 22 sampai 25 meter dan luas lahan 11,8 hektare.
Selain fasilitas kolam dan dermaga yang dapat menampung beberapa kapal, pelabuhan BPKS juga dilengkapi gudang seluas 1.272 meter dan alat pendukung bongkar muat seperti forklif, truk trailer, genset, solar cell, crane serta sarana air bersih yang siap untuk dipasok ke dalam kapal.
Baca: BPKS: Konektivitas Sabang-India jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru
Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.