BPS Bali ingatkan ketimpangan rendah tidak selalu baik - ANTARA News Bali
Denpasar (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mengingatkan tingkat ketimpangan yang rendah tidak selalu berarti baik.
“Ketimpangan itu memang mencerminkan ketidakmerataan, tapi tidak selalu ketimpangan yang rendah itu mencerminkan sesuatu yang bagus,” ucap Kepala BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan di Denpasar, Rabu.
Agus Gede menyampaikan ini menyusul naiknya angka ketimpangan penduduk di Pulau Dewata.
Berdasarkan penghitungan gini rasio tingkat ketimpangan Maret 2026 ini 0,342 poin atau naik dari September 2025 yang sebesar 0,333 poin.
Meski ketimpangan di Bali meningkat, BPS Bali menyebut ini masih tergolong ketimpangan rendah, sebab masih lebih rendah dibandingkan nasional yaitu 0,368 poin.
“Tingkat ketimpangan ini bisa digunakan untuk melihat bagaimana penduduk menikmati hasil-hasil pembangunan, bagaimana pengeluaran penduduk yang satu dengan yang lainnya, tetapi belum tentu mencerminkan bahwa tingkat ketimpangan yang rendah itu selalu lebih baik dibandingkan dengan tingkat ketimpangan yang lebih tinggi,” ujar Agus Gede.
Menurut dia, yang perlu diwaspadai dari daerah ketika tingkat ketimpangannya rendah adalah kemungkinan sebagian besar penduduknya miskin, sehingga terasa tidak ada jarak.
Meski ketimpangan tinggi juga maknanya tidak baik karena adanya perbedaan kesejahteraan, namun dalam sebuah pembangunan, pemerataan memang sulit dicapai tetapi setidaknya daerah terus mengalami pertumbuhan.
Untuk itu BPS Bali memandang tingkat ketimpangan saat ini masih terjaga.
Begitu pula pada tingkat kemiskinan, dimana kondisi Maret 2026 kemiskinan di Bali sebesar 3,44 persen yang meningkat sebanyak 0,02 persen dari September 2025 namun termasuk normal.
“Jumlah penduduk miskinnya itu meningkat dari 160,09 ribu orang menjadi 162,01 ribu orang, namun kalau kita bandingkan dengan Maret 2025 tingkat kemiskinan itu turun, meningkat dari September ini karena kondisi pariwisata yang memang di September itu musimnya,” ujar Agus Gede.
Angka kemiskinan di Bali juga relatif baik, sebab jika dikomparasi dengan provinsi lain, kemiskinan Bali terendah se-Indonesia.
Secara nasional angka kemiskinan mencapai 8,07 persen, sementara Bali terendah dengan tersisa 3,44 persen kendati mengalami sedikit kenaikan.
Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.