kingsheadwye.com

Bukan TriFold 2, Samsung Justru Siap Luncurkan HP Layar Gulung Lebih Dulu

Bagikan:

JAKARTA - Samsung kembali menyiapkan inovasi baru di pasar smartphone premium. Kali ini, ponsel layar gulung menjadi sorotan utama.Perangkat tersebut berpeluang meluncur sebelum Galaxy Z TriFold 2. Kabar ini muncul dari laporan terbaru rantai pasok Samsung.

Galaxy Z TriFold 2 sebelumnya diperkirakan menjadi penerus ponsel lipat Samsung. Namun, rencana tersebut kini menghadapi tantangan baru.Penyebab utamanya adalah kenaikan harga berbagai komponen penting. Akibatnya, jadwal peluncuran berpotensi mengalami penundaan.

BACA JUGA:


Laporan terbaru berasal dari pembocor informasi Lanzuk. Informasi itu mengutip sumber di rantai pasok Samsung.Menurut laporan tersebut, proyek ponsel layar gulung semakin berkembang. Bahkan, pengembangannya berlangsung lebih cepat dari perkiraan.

Sebelumnya, perangkat itu diprediksi hadir pada 2028. Kini, peluncurannya disebut dapat terjadi mulai tahun depan.Jika benar, Samsung akan mengubah urutan peluncuran produknya. Ponsel layar gulung akan hadir lebih dulu.

Galaxy Z TriFold 2 Tetap Dikembangkan

Meski begitu, Samsung belum menghentikan proyek Galaxy Z TriFold 2. Pengembangannya tetap berjalan hingga saat ini.Samsung disebut merancang sistem engsel generasi terbaru. Desain tersebut membuat perangkat lebih tipis dan ringan.

Selain itu, ketebalan komponen engsel menjadi lebih seragam. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi desain perangkat. Sebagai perbandingan, Galaxy Z TriFold pertama memakai dua ukuran engsel. Perbedaan itu mengikuti mekanisme lipatan perangkat.

Kini, Samsung berusaha menyederhanakan konstruksi engsel tersebut. Hasil akhirnya diharapkan lebih nyaman digunakan.

Harga Komponen Menjadi Hambatan

Namun, kemajuan teknologi bukan satu-satunya tantangan Samsung. Biaya produksi justru terus meningkat.Harga memori DRAM masih berada pada tren kenaikan. Selain itu, beberapa komponen lain ikut mengalami lonjakan.

Karena itu, Samsung harus menghitung ulang biaya produksinya. Langkah tersebut penting sebelum menentukan jadwal peluncuran.Perusahaan juga harus menjaga harga tetap kompetitif. Pasalnya, pasar premium semakin ketat saat ini.

Ponsel layar gulung memiliki mekanisme berbeda dari ponsel lipat. Layar akan memanjang melalui sistem geser.Konsep tersebut menawarkan fleksibilitas lebih tinggi. Pengguna dapat memperluas area kerja dalam hitungan detik.

Ukuran layar awal diperkirakan sekitar enam inci. Setelah digeser, ukurannya bisa mendekati sepuluh inci.Kondisi itu membuat perangkat lebih produktif. Pengguna tidak perlu membawa tablet tambahan.

Samsung Display sudah lama memamerkan konsep tersebut. Prototipe tampil dalam CES dan Mobile World Congress.Namun, sebagian besar masih berupa perangkat konsep. Produk komersial belum pernah diperkenalkan secara resmi.

Tantangan Teknologi Masih Besar

Meski menjanjikan, teknologi layar gulung belum sepenuhnya matang. Masih ada sejumlah tantangan teknis.Panel fleksibel tetap menggunakan material berbahan plastik. Material tersebut lebih rentan terhadap goresan.

Selain itu, sebagian layar selalu berada di luar bodi. Kondisi itu meningkatkan risiko kerusakan.Samsung juga harus memastikan mekanisme gulung tetap awet. Pengujian jangka panjang menjadi faktor penting.

Hingga kini, Samsung belum memberikan pernyataan resmi. Jadwal peluncuran juga belum diumumkan.Meski demikian, laporan rantai pasok menunjukkan perkembangan positif. Samsung tampaknya tetap serius berinovasi.

Strategi tersebut memperlihatkan ambisi perusahaan di pasar premium. Samsung ingin mempertahankan posisi sebagai pelopor.Apabila seluruh rencana berjalan lancar, ponsel layar gulung berpotensi menjadi inovasi berikutnya. Kehadirannya bahkan bisa mendahului Galaxy Z TriFold 2.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+