Bulog Bangka tambah pasokan 8.000 ton beras - ANTARA News Bangka Belitung
Pangkalpinang, Babel (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah pasokan 8.000 ton beras dari Sumatera Selatan guna memperkuat ketersediaan beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Pulau Bangka.
"Saat ini, kita sedang melakukan penerimaan pasokan beras untuk mendukung gerakan pangan murah dan bantuan pangan alokasi Oktober, November dan Desember tahun ini," kata Kepala Perum Bulog Cabang Bangka Dimas Wage Tantri di Pangkalpinang, Babel, Sabtu.
Ia mengatakan penambahan pasokan 8.000 ton beras dari Kanwil Perum Bulog Sumatera Selatan guna memperkuat stok dan menjaga stabilitas harga beras masyarakat di Pulau Bangka yang terdiri atas tiga kabupaten dan satu kota yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat dan Bangka Selatan.
"Saat ini stok beras di gudang masih kisaran 1.000 ton lebih dan dipastikan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini," katanya.
Ia menyatakan dengan adanya penambahan pasokan 8.000 ton beras ini, maka diperkirakan stok beras di Gudang Perum Bulog Cabang Bangka mencukupi hingga awal 2027 nanti.
"Kita berharap setelah selesai kegiatan bantuan pangan tahun ini, kita masih memiliki stok minimal 2.500 ton di awal tahun nanti," katanya.
Ia menambahkan penambahan stok beras ini sebagai tindak lanjut Bulog Bangka atas penugasan oleh Bapanas maupun Dirut Bulog untuk selalu menjaga ketersediaan maupun stabilitas harga pangan khususnya beras di masyarakat atau konsumen.
"Kami sudah ditugaskan untuk menjaga stok dan harga beras medium di masyarakat. Oleh karena itu, Bulog akan terus menambah pasokan beras dari Palembang maupun menyerap gabah kering petani lokal untuk memperkuat stok beras medium ini," katanya.
Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.