kingsheadwye.com

Bupati Morowali Utara sambut baik operasional PLTS di kawasan industri nikel

Bupati Morowali Utara sambut baik operasional PLTS di kawasan industri nikel

Rabu, 30 September 2026 18:45 WIB

Image Print

Lokasi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dioperasikan PT Central Omega Resources (COR) Tbk untuk menunjang kegiatan industri pemurnian nikel di Kabupaten Morowali Utara, Selasa (29/9/2026). (ANTARA/HO-Humas Pempab Morut)

Kolonodale, Sulteng (ANTARA) - Bupati Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah Delis J Hehi mengapresiasi langkah perusahaan memanfaatkan energi baru terbarukan dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan industri nikel di kabupaten itu.

"PT Central Omega Resources (COR) Tbk telah merealisasikan energi baru terbarukan untuk kepentingan keberlanjutan industri pemurnian nikel dan kami mengapresiasi terobosan itu," kata Delis J Hehi di Kolonodale, Sulawesi Tengah, Rabu.

Laporan ia terima dari pihak perusahaan pembangkit berbasis tenaga surya diresmikan pada Selasa (29/9) itu dapat menghasilkan energi listrik berkapasitas 256 kilowatt peak (kWp), dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 251 kilowatt-hour (kWh).

Bagi Pemkab Morut pengoperasian PLTS tersebut menjadi langkah awal memperkuat pemanfaatan energi baru terbarukan di daerah, terutama di tengah kebutuhan energi sektor pertambangan yang terus berkembang.

Pemanfaatan energi baru terbarukan sejalan dengan upaya pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, sekaligus mendorong kemandirian energi bagi dunia usaha.

"Morowali Utara memiliki potensi yang mendukung pengembangan pembangkit listrik tenaga surya. Salah satu indikatornya adalah intensitas penyinaran matahari yang dinilai memenuhi kebutuhan pengembangan PLTS," ujarnya.

Pemkab, kata dia, telah berkomunikasi dengan PLN terkait peluang pengembangan PLTS dalam skala lebih besar.

Pihaknya telah menerima permintaan lokasi untuk rencana pembangunan PLTS dari pihak terkait dengan kebutuhan lahan lebih dari 200 hektare dan kapasitas proyeksi energi yang dapat dihasilkan mencapai sekitar 200 megawatt (MW).

"Kami juga sedang membahas kemungkinan pemanfaatan lahan bekas tambang untuk pengembangan pembangkit skala besar. Meskipun masih dalam tahap pembahasan tetapi kami berkomitmen menjadikan Morowali Utara sebagai sentral proyek pengembangan PLTS," ucapnya.

Ia berharap kepada sejumlah industri yang beroperasi di Morowali Utara dapat meniru inovasi yang lakukan PT COR, supaya dapat mengurangi dampak lingkungan.

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026