kingsheadwye.com

Bupati Sidoarjo ajak seluruh pihak ciptakan lingkungan belajar aman - ANTARA News Jawa Timur

Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Bupati Sidoarjo, Subandi, mengajak guru, orang tua, dan siswa memperkuat kolaborasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung pembentukan karakter generasi muda.

"Terima kasih kepada Bapak dan Ibu Pendidik yang dengan penuh kesabaran menyambut anak-anak kita sebagai murid baru, mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan," kata Subandi dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Senin.

Selain menyampaikan apresiasi kepada guru, ia juga memberikan penghargaan kepada para orang tua yang turut aktif dalam kegiatan pendidikan putra-putrinya sebagai bentuk dukungan moral.

Menurutnya, kehadiran orang tua pada momen tersebut dapat menumbuhkan rasa percaya diri, memberikan ketenangan, serta menjadi kenangan berharga bagi anak dalam memulai perjalanan pendidikannya.

Subandi juga menyemangati para peserta didik baru agar berani mencoba pengalaman baru, aktif bertanya, dan terus belajar demi meraih cita-cita yang diimpikan.

"Jangan takut mencoba, jangan malu bertanya, dan jangan berhenti bermimpi demi mencapai cita-cita karena masa depan Kabupaten Sidoarjo ada di tangan kalian," ujar Subandi.

Selain itu, Subandi mengajak seluruh tenaga pendidik di untuk terus bersinergi dalam membangun fondasi karakter anak sejak dini agar mampu menghadapi tantangan masa depan dengan baik.

"Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, melainkan juga dari kemampuan sekolah membentuk sikap, moral, serta kepedulian sosial peserta didik," kata Subandi.

Menurutnya, peran guru tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membimbing peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan berakhlak mulia.

Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.