Cara Membuat Wingko Babat Teflon di Rumah, Panduan Lengkap agar Hasilnya Empuk dan Gurih
Liputan6.com, Jakarta - Wingko babat adalah jajanan pasar legendaris dari Jawa Tengah yang terkenal dengan tekstur legit, rasa manis gurih, dan aroma kelapa yang khas. Kue tradisional ini terbuat dari perpaduan sederhana tepung ketan dan kelapa parut. Sayangnya, banyak yang mengira membuat wingko babat itu sulit karena biasanya dipanggang dengan tungku arang atau cetakan khusus.
Padahal, kini Anda bisa membuat wingko babat sendiri di rumah dengan mudah hanya menggunakan teflon! Hasilnya tetap empuk, legit, dan wangi, tidak kalah dengan yang dijual di toko oleh-oleh. Jadi bagi yang berminat untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah, Anda sedang berada di tempat yang tepat.
Artikel ini akan membahas tuntas cara membuat wingko babat teflon yang praktis dan anti gagal. Jadi simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (13/7/2026).
Sekilas tentang Wingko Babat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5581682/original/072987800_1778128361-048983500_1594360734-wingko_babat.jpg.jpg)
Perbesar
Wingko babat adalah kue tradisional berbahan dasar tepung beras ketan, kelapa parut, dan gula. Kue ini sangat populer di pantai utara Pulau Jawa, terutama di Semarang dan Babat, Lamongan. Meski banyak yang mengira wingko berasal dari Semarang, sebenarnya kue ini pertama kali populer di Babat, yakni sebuah kecamatan di Lamongan, Jawa Timur.
Saat ini, wingko babat menjadi oleh-oleh favorit yang sering dijual di stasiun kereta, terminal bus, dan toko kue. Dengan teflon, Anda bisa membuat sendiri versi rumahan yang lebih hemat dan praktis. Kombinasi gula dan kelapa menjadikan kue ini sangat nikmat, apalagi jika disajikan dalam keadaan hangat.
Resep Dasar Wingko Babat Teflon
Menyiapkan bahan dengan takaran yang tepat adalah kunci utama keberhasilan membuat wingko babat yang legit dan gurih. Pastikan semua bahan dalam kondisi segar untuk hasil terbaik.
Bahan-Bahan:
- 250 gram tepung ketan putih
- 200 gram kelapa parut (gunakan yang agak muda agar hasilnya lebih lembut)
- 130-200 gram gula pasir (sesuaikan dengan tingkat kemanisan yang diinginkan)
- 100 ml santan kental
- 1/4 sdt garam
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 50 gram margarin, dilelehkan
Cara Membuat:
- Campur Bahan Kering: Masukkan tepung ketan, kelapa parut, gula pasir, garam, dan vanili ke dalam wadah. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
- Tambahkan Bahan Cair: Tuang santan dan margarin cair sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan bisa dipulung dan dibentuk. Pastikan tekstur adonan tidak terlalu lembek.
- Bentuk Adonan: Ambil satu sendok makan adonan, lalu bentuk menjadi bulat pipih dengan ketebalan sekitar 1 cm.
- Panggang di Teflon: Panaskan teflon anti lengket dengan api kecil. Letakkan adonan di atas teflon tanpa perlu menambahkan minyak. Tutup teflon agar panas merata. Panggang selama 7-10 menit per sisi hingga matang dan berwarna kecokelatan.
- Angkat dan Sajikan: Wingko babat paling nikmat disajikan dalam keadaan hangat.
Tips Anti Gagal Membuat Wingko Babat Teflon
Membuat wingko babat di rumah sebenarnya cukup sederhana, namun ada beberapa detail penting agar teksturnya tetap sempurna. Berikut tipsnya:
- Gunakan api kecil: Kunci utama memanggang wingko dengan teflon adalah menggunakan api kecil agar bagian dalam matang merata tanpa membuat bagian luar gosong.
- Pilih kelapa agak muda: Kelapa yang tidak terlalu tua akan menghasilkan tekstur wingko yang lebih lembut dan tidak seret di tenggorokan.
- Sangrai kelapa (opsional): Untuk aroma yang lebih harum, Anda bisa menyangrai kelapa hingga setengah kering sebelum dicampurkan ke dalam adonan.
- Jangan terlalu lama memanggang: Memanggang terlalu lama dapat membuat wingko menjadi keras saat dingin.
- Gunakan teflon anti lengket: Membantu Anda saat proses membalik wingko agar tidak hancur.
- Tutup teflon: Menutup teflon saat memanggang membantu panas merata ke seluruh bagian adonan.
- Bolak-balik rutin: Jangan meninggalkan adonan terlalu lama agar kedua sisi matang dengan warna kecokelatan yang cantik.
Anda bisa berkreasi dengan berbagai varian rasa agar sajian ini lebih menarik bagi keluarga. Misalnya, untuk menciptakan aroma khas yang menggugah selera, Anda bisa menambahkan setengah sendok teh pasta pandan ke dalam adonan dasar. Jika menyukai sensasi rasa yang lebih kaya, penambahan satu sendok makan bubuk cokelat ke dalam adonan dapat menghasilkan varian wingko cokelat yang lezat. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan potongan dadu buah nangka ke dalam adonan untuk mendapatkan aroma buah yang lebih kuat dan tekstur yang lebih unik pada setiap gigitannya.
Wingko babat dapat bertahan 2-3 hari dalam wadah tertutup di suhu ruang. Pastikan menyimpan wingko setelah dalam kondisi benar-benar dingin agar teksturnya tetap lembap dan empuk. Jika ingin menyajikannya kembali, cukup panaskan di atas teflon dengan api kecil sebentar.
Pertanyaan Seputar Cara Membuat Wingko Babat Teflon
Q: Apa beda wingko babat dan wingko biasa?
A: Wingko babat secara spesifik merujuk pada wingko yang berasal dari Babat, Lamongan, meski kini sangat populer di Semarang. Bahan dasar dan cara pembuatannya sebenarnya sama, yaitu tepung ketan dan kelapa parut.
Q: Apakah harus menggunakan santan?
A: Santan memberikan kekayaan rasa dan tekstur yang lebih lembut. Namun, beberapa resep alternatif menggunakan air kelapa sebagai pengganti.
Q: Kenapa wingko saya keras setelah dingin?
A: Wingko yang terlalu lama dipanggang atau adonan yang kurang santan/margarin bisa menjadi keras setelah dingin. Pastikan menggunakan api kecil dan tidak memanggang terlalu lama.
Q: Bisa pakai tepung ketan hitam?
A: Bisa! Tepung ketan hitam akan menghasilkan wingko dengan warna gelap dan sensasi rasa yang sedikit berbeda, namun tetap nikmat.
Q: Apakah harus pakai margarin?
A: Margarin membantu memberikan tekstur lembut dan aroma gurih. Anda bisa menggantinya dengan mentega (butter) jika menyukai aroma yang lebih creamy.


Thanks For Rating!
Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu