kingsheadwye.com

Cerita Mario Aji Jadi 'Sopir Pribadi' Veda, Kena Tilang di Eropa

Jakarta -

Di luar lintasan, pebalap Moto2 Mario Aji dan pebalap Moto3 Veda Ega Pratama sangat akrab. Di perantauan Eropa, Mario yang lebih senior kerap menjadi pengayom bagi Veda. Bahkan, tak jarang Mario jadi 'sopir pribadi' Veda selama di Eropa.

Mario Aji mengaku lebih sering menyetir di Eropa dibanding di Indonesia. Selama di Eropa, Mario dan Veda sering pergi latihan bareng. Karena lebih senior dan sudah memiliki SIM, termasuk SIM Internasional, Mario menjadi pengemudi. Sedangkan Veda, jadi penumpang dan tidur di dalam mobil.

"Saya lebih sering nyetir di Eropa malah daripada di Indonesia. Saya jadi sopir pribadinya Veda di sana. Jadi, pagi berangkat latihan. Dia di dalam mobil tidur saya nyanyi sendiri," kata Mario saat ditemui detikOto di Jakarta baru-baru ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"SIM ada, dua-duanya (mobil dan motor). Di Eropa pakai international license. Sudah apply, aman," sambung Mario.

Saat Mario sibuk nyetir, Veda justru jadi "passenger prince". Soalnya, Veda belum memiliki SIM untuk berkendara di Eropa.

"Kadang kasihan, habis latihan tuh kan capek ya. Kalau saya bisa tidur, Mas Mario nyetir. Tapi ya gimana lagi kan saya nggak bisa nyetir di sana, jadi ya bisanya tidur," kekeh Veda.

Sempat Kena Tilang

Ada cerita unik ketika Mario-Veda berkendara di jalanan Eropa. Mario yang sibuk nyetir ternyata melebihi batas kecepatan maksimal. Sedangkan Veda yang tidur kaget tiba-tiba mobil yang ditumpanginya disetop petugas.

"Sempat kena tilang kemarin. Kan kita mau berangkat latihan dari Barcelona ke Mora (Circuit Móra d'Ebre), itu jaraknya sekitar 2,5 jam. Veda tidur. Saya pakai aplikasi Waze, biasanya ada indikasi kamera di mana, speed limit di mana, terus polisi di mana. Saat itu nggak ada sama sekali. Ada speed limit 80 (km/jam), tapi saya jalan 120 (km/jam)," cerita Mario.

"Tiba-tiba sebelum jembatan ada polisi cegat. Biasanya kan memang sering tes alkohol, ini kena tilang speed limit. Kelebihan 50 km/jam," sambungnya.

Karena kesalahannya itu, Mario kena tilang. Jika dirupiahkan, denda tilangnya mencapai Rp 3,5 juta.

"Saya juga bangun-bangun, loh kok disetop. Wah telat ini, gimana ini," timpal Veda sambil tertawa.

Saat ditanya apakah ikut menyumbang bayar denda tilang, Veda jawab, "Nggak, hahaha."

(rgr/din)