kingsheadwye.com

Damkar Cianjur menuntaskan penanganan kebakaran rumah di Bojongpicung - ANTARA News Jawa Barat

Cianjur (ANTARA) - Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menuntaskan penanganan kebakaran yang melanda rumah warga di Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung diduga akibat tungku kayu yang lupa dimatikan melibatkan dua kendaraan pemadam, Rabu.

Komandan Regu (Danru) 2 Damkar Kantor Damkar Cianjur Pos Ciranjang Maman Abdurahman di Cianjur, Rabu, mengatakan delapan orang petugas ditunjang dua kendaraan pemadam langsung meluncur ke lokasi setelah mendapat laporan pada Rabu siang.

Hasil pemeriksaan di lapangan rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dengan luas sekitar 42 meter persegi, dimana api pertama kali terlihat di bagian dapur sebelum merambat dan membakar sebagian besar rumah milik Ukay (70).

“Selang satu jam melakukan penanganan, petugas dengan dua unit mobil pemadam berhasil menjinakkan api sehingga tidak menjalar ke bangunan lainnya, tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta," katanya.

Informasi dari pemilik dan warga sekitar, api terlihat dari bagian dapur dimana terdapat tungku kayu yang lupa dipadamkan saat pemilik rumah hendak keluar melakukan aktifitas di ladang.

"Kami masih bersama petugas dari kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran yang melanda rumah Ukay di Kampung Babakancaringin, dimana dugaan sementara dari tungku kayu yang tidak dipadamkan," katanya.

Kepala Desa Sukaratu Rahmat, mengatakan selama satu pekan terakhir tiga rumah warga di wilayahnya hangus terbakar, dua rumah di Kampung Cidogdog diduga terbakar akibat arus pendek listrik dan satu rumah di Kampung Babakancaringin diduga akibat tungku kayu.

Sehingga pihaknya meminta warga untuk siaga dan waspada dengan cara rutin melakukan pemeriksaan jaringan listrik di dalam rumah dan memastikan kompor atau tungku kayu dalam keadaan padam sebelum meninggalkan rumah.

"Kami melibatkan ketua RT/RW untuk mengimbau warga selama musim kemarau rutin melakukan pemeriksaan jaringan listrik di dalam rumah dan memastikan kompor atau tungku kayu dalam keadaan padam sebelum melakukan aktifitas di luar rumah," katanya.

Pihaknya berharap warga korban kebakaran mendapat bantuan dari pemerintah daerah agar dapat membangun kembali rumahnya yang nyaris rata dengan tanah, sehingga tidak lagi mengungsi atau menumpang di rumah saudaranya.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.