Dealer Nissan Balas Dendam ke Konsumen Gegara Dikasih Review Buruk, Kini Minta Maaf
Jakarta -
Dealer Nissan tak terima mendapat komentar buruk dari konsumennya. Dealer itu pun membalas dengan memberikan review buruk ke bisnis konsumen. Kini berujung minta maaf.
Sepasang suami istri di Florida mengalami pengalaman tak menyenangkan saat berkunjung ke dealer Nissan. Tiffany dan Robert Maillet mengungkap mobil yang dibeli dari dealer Nissan Cape Coral mengalami masalah. Mereka menyebutnya dengan kegagalan transmisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Carscoops, berdasarkan keterangan pasangan tersebut, mereka tak mendapat respon memuaskan dari dealer. Hal itu membuat Tiffany meninggalkan review di Google sekaligus menjabarkan pengalaman buruknya. Rupanya cerita tak berhenti di situ.
Tiffany bilang, dealer justru balas dendam ke konsumennya. Dalam video yang diunggah Tiffany di TikTok, dia menuding General Manager Blake Varnadoe memberikan review buruk pada bisnis furnitur miliknya. Blake juga diduga mengajak orang-orang melakukan hal serupa.
"Nggak cuma dia menyerang bisnis saya, dia juga mengirim temannya untuk menyerang usaha kami. Mereka mengincar mata pencaharian kami," ujar Tiffany dalam video yang kini sudah dihapus.
Video itu mendapat banyak respon dari warganet. Tak sedikit yang ikut berkomentar buruk soal dealer tersebut. Menyusul banyaknya reaksi negatif, perusahaan induk Nissan di Cape Coral, Krause Auto Group, akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi. Perusahaan mengakui adanya tanggapan yang tidak pantas dari seorang anggota manajemen dealer terhadap ulasan pelanggan. Perusahaan menyebut telah menghubungi konsumen secara langsung untuk meminta maaf dan tengah mengambil 'tindakan yang sesuai'. Perusahaan juga berjanji akan memperkuat pelatihan etika profesional di seluruh organisasi.
Bagi perusahaan, tanggapan itu tak mencerminkan nilai-ilai atau standar yang diharapkan dari tim. Meski demikian, tak dirinci secara detail tindakan yang diambil perusahaan terkait insiden tersebut. Konon, Blake tersebut masih bekerja dan tak menerima sanksi disiplin formal sama sekali.
"Berkomitmen pada akuntabilitas, belajar dari pengalaman ini, dan menjunjung tinggi standar yang diharapkan pelanggan, karyawan, dan masyarakat," tulis Krause.
Menyusul keterangan tersebut, Blake Varnadoe akhirnya mengungkapkan permintaan maaf melalui Facebook Nissan of Cape Coral.
"Saya bertanggung jawab atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh tindakan saya. Saya akan memanfaatkan waktu selama tidak bertugas di dealer untuk mengikuti pelatihan etika profesional, merenungkan keputusan-keputusan, dan memastikan perilaku seperti ini tak terulang lagi," tulis Blake.
(dry/din)