Dinas Pertanian Sleman menggelar gerakan serentak pengendalian hama tikus
Dinas Pertanian Sleman menggelar gerakan serentak pengendalian hama tikus
Minggu, 19 Juli 2026 16:32 WIB
Petani Kalurahan Tirtoadi di Kabupaten Sleman melaksanakan gerakan gropyokan tikus pada Minggu (19/7). (ANTARA/HO-DP3 Sleman)
Sleman (ANTARA) - Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman menggelar gerakan pengendalian hama tikus secara serentak di Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Minggu (19/7), sebagai upaya nyata melindungi produktivitas lahan pertanian masyarakat setempat.
Kegiatan yang berpusat di perempatan Padukuhan Gombang, Tirtoadi tersebut melibatkan partisipasi aktif dari lima kelompok tani, yakni Kelompok Tani Gombang, Rajek Lor, Rajek Wetan, Rajek Ngemplak, dan Jetis.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman Liem Astuti di Sleman, Minggu, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah krusial dalam menekan populasi hama tikus yang kerap mengancam kenyamanan dan hasil panen para petani.
“Gerakan ini dilakukan secara serentak dengan cakupan luas lahan mencapai sekitar 70 hektare. Kami menggunakan metode emposan dan sostik untuk membasmi hama di lubang-lubang persembunyiannya,” kata Liem Astuti.
Ia menambahkan efektivitas pengendalian ini dicapai melalui sinergi pendanaan dan penyediaan bahan aktif (obat pembasmi hama) yang bersumber dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman serta dukungan dari Pemerintah Kalurahan Tirtoadi.
Dalam kegiatan yang dimulai sejak 07.00 WIB tersebut, hadir sejumlah jajaran pejabat terkait, di antaranya Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji beserta Muhaimin, Panewu Mlati, Lurah Tirtoadi beserta jajaran pamong, serta petugas lapangan dari unsur PPL, POPT, RPT, dan Babinsa setempat.
Selain fokus pada aspek teknis pertanian, kegiatan ini juga mengusung misi sosial. Bersamaan dengan pelaksanaan pengendalian hama, Baznas Kabupaten Sleman menyalurkan bantuan berupa 75 paket sembako kepada petani yang kurang mampu di wilayah tersebut.
Liem Astuti berharap kegiatan ini tidak hanya berhasil menekan serangan hama, namun juga mempererat koordinasi antarpemangku kepentingan di lapangan guna memastikan ketahanan pangan di Kabupaten Sleman tetap terjaga dengan baik.
“Sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan kepedulian dari lembaga seperti Baznas sangat berarti bagi para petani kita. Harapannya, langkah ini dapat menjaga kestabilan hasil panen di wilayah Tirtoadi,” katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026