Diperingati Setiap 12 Oktober, Ini Alasan Ada Hari Museum Nasional
Natasha Riyandani | Beautynesia
Senin, 12 Oct 2026 07:15 WIB
Alasan diadakan Hari Museum Nasional/ Foto: Unsplash.com/Ninda Swargathi
Beauties mungkin pernah berkunjung ke museum dan terpesona dengan keanekaragaman budaya yang dipamerkan? Museum memang bukan sekadar tempat untuk menyimpan barang-barang kuno, melainkan jadi penghubungan antara warisan nenek moyang dan identitas bangsa.
Setiap tahunnya, masyarakat Indonesia memperingati Hari Museum Nasional setiap tanggal 12 Oktober. Momen ini menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan panjang sejarah masa lalu dan kebudayaan bangsa.
Lantas, apa tujuan perayaan Hari Museum Nasional dan sejarah penetapannya? Dilansir dari detikEdu, berikut rangkuman informasinya.
Apa Itu Hari Museum Nasional?

Kota Tua Jakarta/ Foto: Unsplash.com/Inzulators Photowork Projects
Kata museum berasal dari bahasa Yunani Kuno, yaitu “Mouseion” yang berarti kuil suci yang dipersembahkan untuk sembilan Dewi Mules (dewi seni dan ilmu pengetahuan).
Di Indonesia, tradisi permuseuman dimulai sejak masa kolonial, namun nilainya telah lama hidup dalam budaya nusantara sebagai ruang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran museum sebagai sarana edukasi, melestarikan sejarah, dan menjaga warisan budaya bangsa.
Hari Museum Nasional sendiri menjadi ajang tahunan untuk menghargai kontribusi museum dalam menjaga kekayaan warisan budaya Nusantara. Peringatannya tidak hanya dilakukan dengan acara seremonial, melainkan diisi berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif yang melibatkan masyarakat.
Mulai dari kunjungan gratis atau promo khusus di berbagai museum di Indonesia, pameran tematik, tur virtual, hingga kampanye digital untuk mempromosikan museum sekaligus menarik minat pengunjung, terutama generasi muda.
Sejarah Penetapan Hari Museum Nasional

Museum Sejarah di Kota Tua Jakarta/ Foto: Unsplash.com/Djamiluddin Drs
Adanya Hari Museum Nasional dimulai dari perjuangan para pegiat museum yang ingin memperkuat peran museum sebagai lembaga edukasi maupun ruangan publik yang menginspirasi.
Melalui rapat bersama yang diadakan pertama kali oleh Musyawarah Museum Indonesia (MMI) pada tanggal 12-14 Oktober 1962 di Yogyakarta. Pertemuan tersebut dihadiri oleh lebih dari 40 orang, dengan dipelopori Drs. Moh. Amir Sutaarga, yang dikenal sebagai Bapak Permuseuman Indonesia.
Dari pertemuan tersebut, MMI pertama menghasilkan 10 resolusi yang menjadi acuan kerja pemerintah dalam mengembangkan museum di seluruh Indonesia.
Kemudian, pada April 2015 kembali diadakan pertemuan di Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman di Kota Jakarta. Pertemuan ini diadakan untuk membahas penetapan Hari Museum Nasional.
Pertemuan ini pun dihadiri oleh beberapa tokoh budayawan, sejarawan, arkeolog, dan pemerhati museum. Namun sayangnya, belum menghasilkan keputusan karena setiap tokoh memberikan usulan tanggal yang berbeda-beda.
Akhirnya, MMI kembali mengadakan pertemuan untuk melanjutkan diskusi terkait penetapan Hari Museum Nasional. Pertemuan ini digelar pada tanggal 26-28 Mei 2015 di Malang, dengan dihadiri oleh hampir 250 pengelola museum di seluruh Indonesia.
Setelah diadakan pemungutan suara, akhirnya tanggal 12 Oktober secara resmi ditetapkan sebagai Hari Museum Nasional. Penetapannya merujuk pada pertemuan pertama Musyawarah Museum Indonesia (MMI) yang diadakan pada tanggal 12 Oktober 1962, yang menjadi tonggak awal persatuan dan kerja sama pengelola museum se-Indonesia.
Museum yang semula hanya fokus pada koleksi-koleksi benda bersejarah, kini berkembang menjadi pusat interaksi budaya dan pendidikan yang menarik, menyesuaikan dengan masyarakat modern.
Resolusi Musyawarah Museum Indonesia Pertama

Museum Balla Lompoa, Sulawesi Selatan/ Foto: Unsplash.com/Alfauzan Nuryadin
Adapun daftar 10 isi resolusi Musyawarah Museum Indonesia (MMI) pada tahun 1962 yang disepakati bersama-sama, sebagai berikut:
- Resolusi tentang perlunya undang-undang tentang permuseuman.
- Resolusi pembentukan Badan Musyawarah Museum Indonesia.
- Resolusi pembentukan National Committee of ICOM.
- Resolusi mengenai desakan agar terutama Pemerintah meningkatkan pemberian bantuan kepada museum-museum yang telah ada.
- Resolusi penambahan jumlah museum.
- Resolusi agar diadakan Musyawarah Museum Seluruh Indonesia II pada tahun 1965 di Jakarta.
- Resolusi tentang pembinaan dan pendidikan macam-macam tenaga museum, melalui kursus-kursus aplikasi, upgrading-courses dan menyokong pikiran pendirian suatu akademi dinas di bidang museologi.
- Resolusi agar museologi masuk ke dalam kurikulum universitas.
- Resolusi agar museum secara aktif berfungsi untuk kepentingan sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan agama.
- Resolusi agar museum dijadikan alat penggalang persahabatan bangsa-bangsa serta membantu perkembangan kebudayaan dunia.
Tujuan Peringatan Hari Museum Nasional

Tujuan peringatan Hari Museum Nasional/ Foto: Unsplash.com/Zalfa Imani
Penetapan Hari Museum Nasional merupakan simbol dalam memperkuat komitmen museum sebagai pusat edukasi sejarah dan pelestarian budaya bangsa. Berikut ini beberapa tujuan diadakannya Hari Museum Nasional, sebagai berikut:
1. Meningkatkan Kesadaran Budaya
Tujuan utama adanya peringatan Hari Museum Nasional adalah dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai sejarah serta kekayaan warisan budaya bangsa yang tersimpan di dalam koleksi museum.
2. Sarana Edukasi
Adanya museum-museum di seluruh Indonesia diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Hal ini sekaligus memperkuat peran museum sebagai pusat pendidikan, penyebaran ilmu pengetahuan, seni, dan ruang pembelajaran publik yang inklusif.
3. Pelestarian Warisan Budaya
Selain berfungsi sebagai sarana edukasi, keberadaan museum juga sebagai tempat pelestarian dan pengembangan warisan kebudayaan. Hal ini membantu masyarakat mengenal identitas budaya bangsa dan memahami perjalanan sejarah Indonesia dari masa ke masa.
4. Mengenang Sejarah Museum
Peringatan ini juga dapat membawa kita untuk mengenang sejarah museum. Berpikir tentang bagaimana manusia menjaga memori, identitas, dan peradaban masa lalu mereka agar tidak lekang oleh waktu.
5. Meningkatkan Minat Kunjungan
Adanya Hari Museum Nasional juga diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih sering berkunjung ke museum sambil mempelajari budaya dan sejarahnya.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
- Mengenal Vivi Lin, Pendiri Museum Menstruasi Pertama di Asia
- Mengenal Konsep Hygge, Cara Menikmati Hidup Sederhana ala Orang Denmark
- 5 Negara yang Punya Tradisi Makan Paling Unik, Beda Banget dari Indonesia!
(ria/ria)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.