kingsheadwye.com

Dirut Bulog bersama Komisi IV DPR serahkan bantuan beras ke PBP

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani bersama Komisi IV DPR RI menyerahkan bantuan pangan beras kepada penerima bantuan pangan (PBP) di Jakarta sebagai bagian stimulus pemerintah menjaga kesejahteraan masyarakat.

Rizal mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 4 sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga penerima manfaat.

"Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat untuk bapak-ibu sekalian, untuk meringankan beban sehari-hari," kita Rizal di sela penyerahan bantuan beras tersebut yang dilakukan di Kantor Perum Bulog Jakarta, Senin.

Rizal mengatakan program bantuan pangan beras menjangkau lebih dari 33 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, tanpa membedakan wilayah maupun daerah.

Baca juga: Prabowo perintahkan bantuan beras dilanjutkan hingga Desember 2026

Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Perum Bulog Jakarta dengan melibatkan jajaran Komisi IV DPR RI sebagai bentuk sinergi pemerintah dan legislatif dalam mendukung program perlindungan sosial.

Pada penyaluran kali ini setiap penerima memperoleh 30 kilogram beras yang merupakan alokasi bantuan untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September, sekaligus dirapel dalam satu penyerahan.

Rizal berharap bantuan pangan tersebut dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat, terutama di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan daya beli.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman memberi sambutan dalam penyaluran bantuan pangan bagi keluarga penerima manfaat yang dilakukan di Kantor Perum Bulog Jakarta, Senin (7/9/2026). ANTARA/Harianto

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.