Distan Jayawijaya sebut program ketahanan pangan fokus cetak sawah rakyat
Distan Jayawijaya sebut program ketahanan pangan fokus cetak sawah rakyat
Senin, 27 Juli 2026 15:35 WIB
Kepala Distan Kabupaten Jayawijaya J Hendrik Tetelepta (kanan) mendampingi Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan Papua Pegunungan Sem Kepno memberikan penjelasan kepada Gubernur Papua Pegunungan John Tabo saat panen raya di Kampung Hubikosi, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya.ANTARA/Yudhi Efendi
Wamena (ANTARA) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mengatakan program ketahanan pangan di daerah setempat lebih kepada cetak sawah rakyat.
Kepala Distan Kabupaten Jayawijaya J Hendrik Tetelepta di Wamena, Senin mengatakan fokus program ketahanan pangan saat ini lebih kepada cetak sawah rakyat ketimbang hortikultura.
“Kami saat ini lebih menangani ke program cetak sawah rakyat, sementara hortikultura teman-teman Dinas Pangan, Pertanian, dan Perkebunan, Papua Pegunungan yang membantu menangani di Jayawijaya,” katanya.
Dengan koordinasi yang baik seperti ini, lanjutnya, maka program kerja antara pemerintah provinsi dan kabupaten tidak akan saling tumpang tindih di lapangan.
“Kami bersyukur dengan adanya koordinasi yang baik seperti ini, maka petani ataupun gabungan kelompok tani (gapoktak) di lapangan tidak akan dirugikan malah diuntungkan dari kebijakan tersebut,” ujarnya.
Dia menjelaskan Kampung Hubikosi, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya, penanganan hortikultura itu lebih banyak ditangani oleh Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan Papua Pegunungan, dibanding dengan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.
“Kami di wilayah Kampung Hubikosi, Distrik Hubikosi, lebih fokus ke arah cetak sawah rakyat ketimbang penanganan hortikultura seperti budi daya tanaman kebun secara intensif, yang meliputi buah-buahan, sayuran,” katanya.
Dia menambahkan wilayah Kampung Hubikosi sejak dulu memang terkenal dengan wilayah persawahan dan hortikultura.
“Kami juga berharap dukungan terus dari pemerintah provinsi, sehingga pemberdayaan masyarakat dalam hal ini petani di daerah ini terus berkembang dan dapat meningkatkan ekonomi mereka,” ujarnya.
Tahun ini program cetak sawah rakyat di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI kurang lebih lahannya seluas 700 hektare.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026