DKD Pulang Pisau lestarikan budaya daerah melalui lomba dangdut Dayak
DKD Pulang Pisau lestarikan budaya daerah melalui lomba dangdut Dayak
Minggu, 12 Juli 2026 12:52 WIB
Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba lagu dangdut Dayak, Sabtu malam (11/7/2026). ANTARA/HO-Diskominfostandi Pulang Pisau
Pulang Pisau (ANTARA) - Sebanyak 115 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah mengikuti Lomba Lagu Dangdut Dayak yang diselenggarakan Dewan Kesenian Daerah (DKD) sebagai bagian melestarikan seni budaya daerah.
“Kegiatan lomba ini untuk memberikan ruang bagi para penyanyi lokal untuk menampilkan bakat mereka,” kata Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella, Sabtu.
Tandean menyebut tingginya jumlah peserta menunjukkan musik dangdut berbahasa Dayak memiliki daya tarik yang sangat besar di tengah masyarakat. Antusiasme tersebut, terlihat sejak tahap pendaftaran hingga pelaksanaan grand final yang berlangsung meriah.
“Malam puncak kompetisi ada sebanyak 20 grand finalis tampil membawakan lagu-lagu terbaik mereka setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat,” ucapnya.
Para peserta berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah di antaranya Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Barito Utara, Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas serta sejumlah kabupaten lainnya. Keikutsertaan peserta dari berbagai wilayah tersebut menjadi bukti jika dangdut Dayak tidak hanya berkembang di satu daerah.
Tandean mengatakan penyelenggaraan lomba lagu dangdut Dayak diharapkan mampu memberikan dukungan nyata kepada para seniman lokal. Khususnya para pencipta lagu-lagu berbahasa Dayak di kabupaten setempat.
Dirinya menerangkan meskipun dikemas dalam irama dangdut, lagu-lagu yang dibawakan tetap mengangkat bahasa dan budaya Dayak sebagai identitas daerah yang patut dijaga dan dilestarikan. Ajang ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap karya-karya para musisi lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.
“Diharapkan ke depan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan mengingat tingginya minat masyarakat terhadap dangdut dayak,” tambahnya.
Dikatakan Tandean, lomba ini menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus wadah untuk mengembangkan kreativitas para seniman daerah. Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan penyanyi-penyanyi berbakat yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Tengah.
Baca juga: Kapolda Kalteng perintahkan selidiki karhutla di Pulang Pisau
Baca juga: Pulang Pisau perkenalkan batik benang bintik melalui peragaan busana
Baca juga: Nusaphoria sarana kenalkan kekayaan seni budaya Pulang Pisau
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.