kingsheadwye.com

DKI cari potensi embung di Jaksel dan Jaktim untuk kendalikan banjir

Jakarta (ANTARA) - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengidentifikasi potensi lokasi embung dan waduk di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur untuk mendukung upaya pengendalian banjir di Ibu Kota.

Saat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Embung Kebagusan, Jakarta Selatan, Selasa, Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin mengatakan kedua wilayah tersebut memiliki potensi lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur penampungan air.

"Kalau di-drone dari atas kelihatan sekali potensi-potensi embung dan waduk ini, dan rata-rata ada di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, sehingga potensi Jakarta Selatan dan Jakarta Timur untuk reduksi banjir bisa kita manfaatkan," kata Ika.

Dia menyebutkan Jakarta Timur memiliki sekitar 15 lokasi embung atau waduk, sedangkan Jakarta Selatan memiliki sekitar 10 lokasi, termasuk Embung Kebagusan.

Di Jakarta Timur, pembangunan Waduk Sunter Hulu Tiu masih berlangsung. Sementara itu, Embung Bangkong dan Embung Bambu Hitam telah selesai dibangun.

Selain pembangunan embung dan waduk, Pemprov DKI juga menyiapkan penanganan banjir melalui normalisasi sungai. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian ialah sistem tata air Kali Krukut-Kali Mampang.

Kombinasi pembangunan Embung Kebagusan, Embung Cilandak Pondok Labu, dan normalisasi Kali Krukut-Petogogan ditargetkan mampu mereduksi banjir di sistem tata air tersebut sekitar delapan persen.

SDA juga mengembangkan pendekatan infrastruktur abu-abu (grey infrastructure) dan infrastruktur biru-hijau (blue-green infrastructure) dalam pembangunan embung.

Baca juga: SDA DKI targetkan tiga embung dan waduk beroperasi Februari 2027

Baca juga: Pemprov DKI pertimbangkan pemanfaatan air Embung Kebagusan untuk warga

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.