kingsheadwye.com

DP 1% dan Tenor 30 Tahun, Timah Properti Buka Akses Hunian Terjangkau

Liputan6.com, Jakarta - Kebutuhan masyarakat akan hunian terjangkau mendorong para pengembang untuk memperluas pilihan rumah sekaligus menawarkan skema pembiayaan yang memudahkan kepemilikan. Timah Properti turut mengambil peran aktif dalam upaya tersebut melalui partisipasinya di Danantara Housing Expo 2026, sebuah ajang yang mendukung Program 3 Juta Rumah bentukan pemerintah.

Pameran Danantara Housing Expo 2026 sendiri menghadirkan lebih dari 360 ribu unit properti dari 130 lebih pengembang BUMN dan swasta. Acara ini berlangsung di NICE PIK 2, Tangerang, Banten, pada 27–30 Agustus 2026. Dalam ajang ini, ekosistem BUMN menyediakannya lebih dari 16 ribu unit hunian dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi guna memperluas pasokan rumah bagi masyarakat.

Direktur PT Timah Karya Persada Properti, Candra Hadiqadriman, menegaskan bahwa pengembang harus mampu menyajikan hunian terjangkau tanpa mengorbankan kualitas bangunan maupun lingkungan. Menurutnya, prinsip inilah yang menjadi pijakan utama Timah Properti saat merancang berbagai proyek hunian bagi masyarakat urban.

"Partisipasi kami dalam Danantara Housing Expo merupakan bagian dari komitmen Timah Properti dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan. Kami ingin menghadirkan ekosistem hunian yang bernilai tinggi, namun tetap terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat," ujar Candra, Minggu (30/8/2026).

Pada pameran ini, Timah Properti mengandalkan dua proyek unggulannya, yakni Cluster Alexandrite dan Cluster Nawasena. Kedua klaster ini mengusung desain yang mengutamakan fungsi, fasilitas kawasan, infrastruktur, serta kualitas lingkungan. Untuk menunjang kenyamanan jangka panjang, Timah Properti juga melengkapi kawasannya dengan sistem utilitas bawah tanah. 

Guna meringankan beban pembeli, Timah Properti menawarkan promo pembiayaan yang sangat menarik, mulai dari uang muka (DP) ringan sebesar 1%, suku bunga acuan mulai 2,75%, hingga pilihan tenor panjang hingga 30 tahun. Skema ini dihadirkan sebagai solusi nyata untuk mengatasi hambatan biaya awal yang kerap menjadi keluhan utama calon pembeli rumah.