DPRD DIY membentuk Forum Parlemen Nyawiji perkuat perumusan kebijakan
DPRD DIY membentuk Forum Parlemen Nyawiji perkuat perumusan kebijakan
Jumat, 21 Agustus 2026 21:27 WIB
Kantor Sekretariat Daerah DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (ANTARA/Hery Sidik)
Yogyakarta (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta membentuk Forum Parlemen Nyawiji sebagai wadah kolaborasi antara legislatif, akademisi perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil dan asosiasi dalam memperkuat perumusan kebijakan daerah berbasis bukti.
"Dibutuhkan kolaborasi yang menghubungkan pengetahuan, kepakaran dan perspektif dari berbagai pihak atau 'collaborative governance' dalam merumuskan kebijakan dan pembangunan daerah," kata Ketua DPRD DIY Nuryadi di Yogyakarta, Jumat.
Forum Parlemen Nyawiji tersebut dikenalkan dalam diskusi publik bertajuk "Dari Kolaborasi Menuju Dampak: Membangun Ekosistem Pengetahuan Kebijakan dan Pembangunan Daerah" yang digelar Sekretariat DPRD DIY.
Menurut dia, kompleksitas persoalan pembangunan di Yogyakarta membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang mampu mempertemukan pengetahuan, kepakaran, aspirasi masyarakat, dan proses pengambilan kebijakan.
"Perguruan tinggi membawakan riset, masyarakat sipil menyuarakan publik, media memperjelas transparansi, sementara DPRD dan pemerintah daerah mengintegrasikannya ke dalam kebijakan yang baik," katanya.
Menurut dia, Forum Parlemen Nyawiji tidak dibangun secara top-down, sehingga bisa menjadi ruang terbuka bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama menentukan bentuk, mekanisme, dan kontribusi masing-masing dalam proses perumusan kebijakan.
"Forum ini harus menjadi ruang bersama. Bukan hanya DPRD yang menentukan, tetapi semua pihak dapat memberikan gagasan dan kontribusinya," katanya.
Menurut dia, Forum Parlemen Nyawiji diarahkan untuk mendorong akademisi dan masyarakat sipil menghasilkan riset serta kajian strategis yang berangkat dari persoalan nyata masyarakat, bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif.
Forum juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara legislatif dan eksekutif, terutama dalam mempertemukan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pokok-pokok pikiran DPRD dengan perencanaan dan prioritas pembangunan daerah.
Dengan Forum Parlemen Nyawiji, DPRD DIY berharap partisipasi sekaligus kontrol publik terhadap kebijakan daerah semakin kuat, kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menjembatani kebijakan di ruang sidang dengan kebutuhan nyata masyarakat.
"Pada akhirnya, setiap regulasi dan anggaran daerah diharapkan tidak berhenti pada proses administratif, tetapi benar-benar menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Yogyakarta," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026