kingsheadwye.com

DPRD Jabar nilai holding BUMD PT Sanggabuana tingkatkan efisiensi - ANTARA News Jawa Barat

Kota Bandung (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Tobias Ginanjar menilai pembentukan holding BUMD PT Sanggabuana (Perseroda) dapat menjadi upaya menyederhanakan pengelolaan BUMD sekaligus meningkatkan efisiensi dan menghemat anggaran pemerintah daerah.

“Idenya untuk menyatukan semua aset-aset dan untuk merapikan, menyehatkan, sehingga nanti BUMD-BUMD yang tidak sehat bisa dikaji, bisa ditutup, bisa digabungkan,” kata Tobias kepada ANTARA di Bandung, Kamis.

Menurut Tobias, pembentukan PT Sanggabuana dapat menjadi momentum untuk melakukan penataan terhadap sejumlah BUMD di Jawa Barat, termasuk mengevaluasi perusahaan daerah yang memiliki kinerja kurang optimal.

Ia mengatakan langkah tersebut diperlukan mengingat jumlah BUMD di Jawa Barat cukup banyak, sementara perusahaan yang mencatatkan keuntungan masih terbatas.

“Pak Gubernur menyebut bahwa BUMD di Jawa Barat itu sangat banyak dan yang untung bisa dihitung dengan jari. Padahal setiap tahunnya Pemprov mengeluarkan biaya untuk operasional, direksi, dan segala macam,” ujarnya.

Tobias menilai konsolidasi melalui holding dapat membuat pengelolaan aset BUMD menjadi lebih tertata sekaligus membuka peluang untuk menyehatkan perusahaan daerah yang masih memiliki potensi untuk dikembangkan.

Sementara BUMD yang dinilai tidak sehat, kata dia, perlu dikaji secara menyeluruh untuk menentukan langkah yang tepat, termasuk kemungkinan digabungkan atau ditutup.

Ia menegaskan Komisi III DPRD Jawa Barat mendukung pembentukan holding tersebut karena sejalan dengan upaya menyederhanakan pengelolaan BUMD.

“Kita sih mendukung karena itu kan tujuannya untuk penyederhanaan, efisiensi, penghematan,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi mengajukan usulan pembentukan Holding BUMD PT Sanggabuana (Perseroda) beserta penyertaan modal daerah sebesar Rp500 miliar kepada DPRD Jawa Barat.

Langkah tersebut ditempuh Pemprov Jabar guna melakukan penataan menyeluruh terhadap 37 BUMD Jawa Barat yang 10 di antaranya tercatat dalam kondisi kurang sehat.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan pembentukan holding tersebut bakal menjadi landasan bagi penataan ekosistem BUMD agar lebih efisien dan terintegrasi.

“Dari 37 BUMD, 27 di antaranya sehat dan 10 di antaranya kurang sehat,” kata Herman.

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.