kingsheadwye.com

DPRD Kaltim dan IDI perkuat materi teknis pencegahan HIV - ANTARA News Kalimantan Timur

Samarinda (ANTARA) - Panitia Khusus DPRD Provinsi Kalimantan Timur bersama Ikatan Dokter Indonesia memperkuat materi teknis pencegahan HIV/AIDS untuk pendalaman Rancangan Peraturan Daerah.

"DPRD Kaltim bersama IDI memperkuat pasal pencegahan dan deteksi dini guna menekan angka sebaran kasus HIV/AIDS secara efektif," kata Ketua Pansus DPRD Kaltim Pembahas Raperda Penganggulangan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual, M Darlis Pattalongi di Samarinda, Selasa.

Darlis menjelaskan bahwa pembahasan materi teknis tersebut digodok dalam rapat dengar pendapat bersama organisasi profesi kesehatan dan perangkat daerah Kaltim.

Pembahasan tersebut juga melibatkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kaltim M Sadik Sahil, jajaran pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), hingga perwakilan BPJS Kesehatan Wilayah VII.

"Sinergi bersama Ikatan Dokter Indonesia sangat penting untuk memastikan norma medis dan tata laksana pengobatan terakomodasi secara komprehensif," ujar Darlis.

Pendalaman materi lintas sektor tersebut dilakukan untuk mengevaluasi kondisi faktual serta kendala teknis penanggulangan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual di Kalimantan Timur.

Pihak Pansus DPRD Kaltim berkomitmen memastikan substansi materi muatan Ranperda selaras dengan perkembangan ilmu kedokteran dan kebutuhan riil masyarakat.

"Penanggulangan HIV/AIDS tidak dapat hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh sektor terkait," tutur Darlis.

DPRD Kaltim mendorong keterlibatan Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, hingga Dinas Tenaga Kerja dalam mengedukasi masyarakat secara masif.

Materi teknis Ranperda tersebut juga mengatur standar pelayanan medis, kerahasiaan data pasien, hingga jaminan akses pengobatan ARV bagi penderita.

"Perlindungan hukum dan upaya penghapusan stigma terhadap orang dengan HIV menjadi fokus utama penyempurnaan draf aturan daerah ini," kata Darlis.

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.