Empat Faktor yang Menghancurkan Prancis Usai Dibungkam La Roja di Semifinal Piala Dunia 2026

Harapan Prancis untuk kembali tampil di final Piala Dunia pupus di AT&T Stadium. Les Bleus harus mengakui keunggulan Spanyol setelah kalah 0-2 pada laga semifinal, Rabu (15/7/2026).
Tim asuhan Didier Deschamps sebenarnya datang sebagai salah satu favorit juara. Namun sepanjang pertandingan mereka kesulitan mengimbangi permainan Spanyol yang tampil lebih tenang dan efektif. Penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 membuka jalan kemenangan La Roja sebelum Pedro Porro memastikan hasil lewat gol kedua menjelang satu jam pertandingan.
Spanyol Kembali Menjadi Mimpi Buruk Prancis
Spanyol kembali menunjukkan bahwa mereka merupakan lawan yang sangat sulit ditaklukkan Prancis. Sebelum semifinal ini, La Roja juga sudah menyingkirkan Les Bleus di Euro 2024 dan UEFA Nations League 2025.
Lini depan yang biasanya menjadi kekuatan utama justru kehilangan tajinya. Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise gagal memberi ancaman berarti sepanjang laga.
Ketiga pemain itu hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran secara keseluruhan. Mbappe bahkan tidak melepaskan satu pun tembakan ke gawang, gagal menciptakan peluang, serta hanya menyelesaikan 12 operan selama 90 menit bermain.
Tanpa kontribusi maksimal dari tiga pemain terbaik di lini serang, Prancis kesulitan membongkar pertahanan disiplin Spanyol hingga gagal mencetak gol.
BACA JUGA:
Michael Olise Kehilangan Pengaruh
Michael Olise tampil impresif sepanjang turnamen dan telah mengoleksi lima assist sebelum semifinal. Namun kali ini perannya nyaris tidak terlihat.
Rodri dan Marc Cucurella berhasil membatasi ruang geraknya. Setiap kali menerima bola, Olise kerap kehilangan penguasaan atau mengirim operan yang tidak akurat sehingga serangan Prancis sering terhenti sebelum berkembang.
Situasi tersebut membuat Mbappe dan Dembele minim mendapatkan suplai bola berbahaya. Aurélien Tchouaméni, Adrien Rabiot, maupun pemain pengganti Manu Koné juga tidak mampu menghadirkan kreativitas yang dibutuhkan untuk membongkar pertahanan Spanyol.
Selain kesulitan secara teknis, Olise juga kalah dalam duel fisik menghadapi Rodri maupun Cucurella sehingga pengaruhnya hampir sepenuhnya hilang.
Lucas Digne Kewalahan Menghadapi Lamine Yamal
Posisi bek kiri menjadi titik lemah Prancis sepanjang laga, terutama saat Lucas Digne harus berhadapan langsung dengan Lamine Yamal.
Kesalahan terbesar Digne terjadi pada menit ke-22. Sundulannya di dalam kotak penalti justru melambung, sebelum ia mengenai kaki Yamal saat mencoba membuang bola. Wasit menunjuk titik putih dan Mikel Oyarzabal sukses mengubahnya menjadi gol pembuka.
Setelah turun minum, Digne kembali kesulitan menghentikan Yamal. Pemain muda Spanyol itu beberapa kali melewati bek Prancis tersebut, bahkan sempat mencetak gol yang kemudian dianulir karena offside tipis.
Didier Deschamps akhirnya menarik Digne pada menit ke-72. Sayangnya, pergantian itu datang ketika Prancis sudah tertinggal dua gol.
Cedera William Saliba Mengubah Jalannya Pertandingan
Masalah Prancis bertambah setelah William Saliba mengalami cedera pada menit ke-30.
Bek Arsenal itu terjatuh saat berlari mundur tanpa mendapat tekanan dari pemain Spanyol. Setelah mendapat penanganan dari tim medis, Saliba tidak mampu melanjutkan pertandingan dan digantikan Maxence Lacroix.
Masuknya Lacroix tidak memberikan kestabilan yang sama di lini belakang. Pada proses gol kedua Spanyol, ia terlihat terlambat bereaksi ketika Pedro Porro menerima kembali bola dari Dani Olmo. Kondisi itu membuat Dayot Upamecano harus sendirian mencoba menutup ruang tembak Porro.
Gol kedua tersebut praktis mengakhiri harapan Prancis untuk bangkit. Setelah tertinggal 0-2, Les Bleus tidak lagi mampu memberikan tekanan berarti hingga peluit panjang berbunyi.
Opini Gilabola.com
Kekalahan ini bukan semata karena kualitas Spanyol yang lebih baik. Prancis justru gagal memainkan identitas mereka sendiri pada pertandingan terpenting di turnamen.
Saat pemain-pemain kunci seperti Mbappe, Olise, dan Digne tampil jauh di bawah standar, ditambah cedera Saliba yang mengganggu keseimbangan lini belakang, Les Bleus kehilangan semua fondasi untuk bersaing.
Didier Deschamps juga terlambat melakukan penyesuaian, sementara Spanyol tampil jauh lebih siap memanfaatkan setiap kesalahan lawannya.
Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.
- TAGS
- Lucas Digne
- Michael Olise
- Timnas Prancis
- William Saliba