Ernando Ari Berbelasungkawa atas Meninggalnya 4 Suporter PSS Sleman
Senin, 19 Oktober 2026 - 00:15 WIB
Surabaya, VIVA – Penjaga gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman dalam kecelakaan lalu lintas di Tol Madiun-Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026). Ia juga mengingatkan seluruh suporter sepak bola di Indonesia agar mengutamakan keselamatan saat melakukan perjalanan untuk mendukung tim kesayangan.
Baca Juga
Pesan tersebut disampaikan Ernando setelah Persebaya bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah kekecewaan karena gagal mempersembahkan kemenangan bagi Bonek dan Bonita, Ernando turut menaruh perhatian terhadap kabar duka yang menimpa pendukung tim tamu. Ia berharap kejadian tersebut menjadi pengingat bagi seluruh suporter agar lebih berhati-hati ketika bepergian.
Baca Juga
"Kami turut berbelasungkawa. Untuk seluruh suporter Indonesia, baik pendukung PSS maupun Bonek dan Bonita, agar lebih berhati-hati selama perjalanan karena apa pun itu tidak sebanding dengan nyawa," kata Ernando seusai pertandingan.
Empat Suporter PSS Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Madiun
Baca Juga
Kecelakaan yang menewaskan empat suporter PSS Sleman itu terjadi di ruas Tol Madiun-Surabaya Km 616, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026).
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madiun, AKP Dristica Brian Arya Leviantona, menjelaskan kecelakaan melibatkan minibus Toyota HiAce yang mengangkut suporter PSS Sleman dan sebuah truk tronton bermuatan bibit kelapa.
Minibus tersebut diketahui melaju dari arah Solo menuju Surabaya. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan itu menabrak bagian belakang truk tronton yang bergerak lambat di jalur yang sama.
"Dari empat yang meninggal dunia, satu meninggal di tempat kejadian perkara dan tiga lainnya saat perjalanan ke rumah sakit. Sementara enam lainnya terluka," ujar Arya.
Berdasarkan keterangan polisi, minibus tersebut membawa 10 penumpang. Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun mengalami luka-luka, kemudian dibawa ke RSUD Caruban.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Polisi masih melakukan identifikasi terhadap para korban serta mengumpulkan keterangan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian. Hingga keterangan tersebut disampaikan, penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan.
Arya juga menjelaskan bahwa para penumpang menggunakan jasa travel dengan rute Yogyakarta-Surabaya. Mereka disebut tidak saling mengenal, termasuk belum mengetahui secara pasti identitas pengemudi yang membawa rombongan tersebut.
Halaman Selanjutnya
Dari informasi awal yang diterima kepolisian, terdapat empat kendaraan yang berangkat dari Yogyakarta menuju Surabaya untuk mengangkut suporter. Minibus yang mengalami kecelakaan merupakan kendaraan keempat dalam rombongan tersebut.