Fadli Zon Siapkan Museum Musik Indonesia di Bandung, Ini Lokasinya
Bagikan:
JAKARTA — Kementerian Kebudayaan tengah menyiapkan pembangunan Museum Musik Indonesia di Kota Bandung, Jawa Barat. Langkah ini diambil sebagai upaya mendokumentasikan perjalanan panjang musik nasional sekaligus melestarikan warisan para musisi Indonesia dari masa ke masa.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan bahwa museum tersebut dirancang secara profesional agar mampu menyajikan gambaran utuh sejarah musik Tanah Air.
“Kita di Kementerian Kebudayaan sedang merintis adanya Museum Musik Indonesia yang memang proper, yang paling tidak bisa memberikan gambaran musik Indonesia dari awal sampai akhir,” ujar Fadli Zon saat menghadiri konser “Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cerita Is Haryanto” di Jakarta, Rabu (5/8/2026) malam.
Berlokasi di Bangunan Cagar Budaya Jalan Asia Afrika
Fadli Zon mengungkapkan, museum tersebut rencananya akan menempati eks Gedung Jiwasraya yang terletak di Jalan Asia Afrika, Bandung. Bangunan bersejarah yang tergolong cagar budaya tersebut diketahui telah lama tidak difungsikan.
“Kita sudah dapat gedungnya, yaitu eks dari Jiwasraya. Itu gedung cagar budaya yang sudah lama mangkrak sebenarnya, nah kita mau gunakan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
BACA JUGA:
Tampilkan Memorabilia Musisi Legendaris dan Digitalisasi Karya
Museum Musik Indonesia di Bandung nantinya akan memamerkan berbagai perjalanan era musik nasional, termasuk koleksi memorabilia berharga milik para legenda dan komposer Indonesia.
Sejumlah koleksi awal yang telah diterima oleh pihak kementerian antara lain:
- Titiek Puspa: Deretan penghargaan milik almarhumah legendaris musik Indonesia.
- Idris Sardi: Koleksi peninggalan maestro biola tanah air.
Selain pameran fisik, pemerintah juga sedang berdiskusi intensif dengan para musisi dan komposer untuk merumuskan tata konsep museum. Proyek ini juga mencakup program digitalisasi lagu-lagu Indonesia dengan tetap menjamin pelindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
“Tentu kita sudah diskusi dengan para musisi dan komposer, bagaimana ke depan tokoh-tokoh yang menjadi tonggak musik Indonesia bisa tergambar di situ. Juga lagu-lagunya, digitalisasi lagu-lagunya dengan memperhatikan hak kekayaan intelektual,” pangkas Fadli.
Acara mengenang Is Haryanto tersebut turut dimeriahkan oleh penampilan penyanyi lintas generasi seperti Yuni Shara, Hedi Yunus, Vien Is Haryanto, Ria Resty Fauzy, Dian Mayasari, Lies Meriawati, Johan Untung, Mario, Marco, hingga Julian Dekiata dengan iringan Audiensi Band.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+