kingsheadwye.com

Fauzan Lubis Sisitipsi Debut Akting di Film Operasi Pesta Copet, Ernest Prakasa: Nekat Aja Lah

Liputan6.com, Jakarta - Fauzan Lubis yang merupakan seorang vokalis dari band Sisitipsi, memulai debut filmnya di Operasi Pesta Copet. Sebelumnya Fauzan sudah mendalami peran akting dalam pertunjukan Ken Arok di Festival Synchronize 2 tahun lalu. Kala itu Fauzan melakoni peran utama Ken Arok dalam teater musikal legendaris karya Harry Roesli.

Dalam press conference Operasi Pesta Copet yang diselenggarakan di kawasan Jakarta Selatan pada Selasa, (18/08/2026), Fauzan menyebut alasan bahwa debutnya dalam film ini salah satunya karena melihat penampilannya menjadi Ken Arok.

“Salah satunya iya. Meskipun memang waktu itu teritorinya masih teater ya. Karena kan dulu teater sama film berbeda,” katanya.

Ia juga merasa bahwa perannya sebagai Silet menyita perhatian lantaran membawakan nuansa realita jalanan kepada karakter seperti Ijal dan Adut. 

“Gua ngerasa Ojan di sini sangat steal the show di film ini. Maksudnya setiap ada pemunculan dia di film tuh menyita perhatian dan memang gua membawa sense of reality jalanan ke anak-anak baik ini. Dengan bawa satu brengsek dari jalanan beneran nah sampai Zulfa pun bertanya-tanya pertama kali perkenalan, "Bang nemu di mana ini?",” jelasnya.

Pertimbangan Ernest Menggaet Fauzan Lubis

Cast, sutradara, dan produser film Operasi Pesta Copet dalam press screening Operasi Pesta Copet yang diselenggarakan di kawasan Jakarta Selatan pada (18/8/2026). (Liputan6.com/Afradhiya N.R)

Perbesar

Cast, sutradara, dan produser film Operasi Pesta Copet dalam press screening Operasi Pesta Copet yang diselenggarakan di kawasan Jakarta Selatan pada (18/8/2026). (Liputan6.com/Afradhiya N.R)

Ernest Prakasa selaku salah produser juga membagikan pertimbangan dalam menentukan karakter Silet. Salah satu yang dipertimbangkan olehnya adalah Fauzan Lubis yang belum pernah bermain dalam film. Namun ia mengatakan bahwa ia berani dan mencoba dengan nekat.

“Karakter Silet tuh salah satu yang kita nentuinnya paling alot ya dari hasil casting buat banyak kayak gitu-gitu. Casting cukup banyak lah untuk Silet karena kalau Ojan kan pertimbangan dia belum pernah main film kan. Itu juga buat kami pasti pertimbangan juga gitu. Tapi ngelihat hasil casting sih kita kayak akhirnya yuk kita berani yuk kita coba nekat aja lah gitu,” ucap Ernest.

Cerita Fauzan Lubis yang Didorong untuk Bermain Film

Cast, sutradara, dan produser film Operasi Pesta Copet dalam press screening Operasi Pesta Copet yang diselenggarakan di kawasan Jakarta Selatan pada (18/8/2026). (Liputan6.com/Afradhiya N.R)

Perbesar

Cast, sutradara, dan produser film Operasi Pesta Copet dalam press screening Operasi Pesta Copet yang diselenggarakan di kawasan Jakarta Selatan pada (18/8/2026). (Liputan6.com/Afradhiya N.R)

Dalam kesempatan itu, Fauzan bercerita tentang dirinya yang didorong untuk bermain film oleh Almarhum Didi Petet dan Yayu Unru 14 tahun yang lalu.

“Castingnya itu via Zoom. Nothing to lose aja sebenernya. Namun, waktu akhirnya diputuskan untuk bermain film, jujur 14 tahun yang lalu saat saya masih bekerja bersama almarhum Didi Petet. Almarhum Didi Petet dan Almarhum Mas Yayu tuh selalu bilang saat setiap kita latihan, setiap kita pertunjukan teater tuh 'Fauzan harus main film, Fauzan harus main film',” jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Meskipun didorong oleh Almarhum Didi Petet dan Almarhum Yayu Unru, saat itu ia masih memiliki pemikiran lain. Namun saat terjun lansung tepatnya pada proses syuting keduanya ia merasa harus menyesuaikan temponya agar memudahkan proses editing. “Namun umur saya 19-20 tahun saat itu. Yang di mana POV saya saat itu main film tuh jadi mahasiswa emang emang kayak terkenal or something gitu kan Bang. Uang banyak gitu kan. Ternyata pas shoot pertama gitu kan. main di sini shoot pertama des dapat nih enak. Kayak teater gitu kan Bang. Tiba-tiba ada shoot kedua di mana temponya harus sama supaya mempermudah proses editing jadi belajar banyak. Jadi itu poinnya,” jelasnya.