Festival Literasi Sumbar 2026, Gubernur Mahyeldi serahkan penghargaan bagi para pemustaka terbaik
Padang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang Pemustaka (Pengunjung pustaka) Terbaik Tahun 2026. Apresiasi ini diserahkan dalam rangkaian acara Festival Literasi Sumbar 2026 yang berlangsung meriah di Kota Padang.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang tetap teguh dalam mencari ilmu. Ia memuji komitmen warga yang secara aktif terus meningkatkan kemampuan literasi mereka dengan konsisten mendatangi perpustakaan.
Menurutnya, di tengah derasnya arus perkembangan teknologi saat ini, masyarakat perlu dibekali dengan kemampuan literasi yang kuat. Hal ini penting agar masyarakat tidak sekadar menjadi pengguna pasif teknologi, melainkan mampu menjadi pencipta yang produktif.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi tersebut harus berjalan beriringan dengan identitas daerah. Melalui literasi yang matang, masyarakat diharapkan dapat menghasilkan karya dan inovasi baru yang tetap berlandaskan pada nilai-nilai budaya serta kearifan lokal.
Namun demikian, Mahyeldi mengingatkan bahwa gerakan literasi memiliki makna yang jauh lebih luas dari sekadar aktivitas fisik. Gerakan ini tidak boleh dipersempit sebatas kemampuan membaca buku teks semata dan bukan pula menjadi urusan internal lembaga perpustakaan saja.
Ia menekankan bahwa gerakan literasi yang masif sejatinya merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah. Program ini dirancang untuk menyiapkan seluruh lapisan masyarakat Sumatera Barat agar siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan serta perubahan zaman.
Di antara para penerima penghargaan, sorotan tertuju pada Muhammad Hadi Almukmin yang dianugerahi sebagai Pemustaka Terbaik Kategori Termuda. Bocah yang lahir di Padang pada 7 Juni 2019 ini dinilai memiliki dedikasi dan rasa ingin tahu yang luar biasa di usia dini.
Pihak perpustakaan menyatakan bahwa di saat anak-anak seusianya menghabiskan sebagian besar waktu dengan gawai, Hadi justru membangun karakter literasi yang kuat. Ia berhasil menjadikan area perpustakaan sebagai ruang bermain sekaligus tempat belajar yang utama.
Penilaian tim juri untuk kategori termuda ini didasarkan pada tingginya frekuensi kunjungan dan keaktifan dalam meminjam buku. Selain itu, sikap santun dan ramah yang selalu ditunjukkan Hadi selama berada di dalam area perpustakaan juga menjadi poin penentu.
Sementara itu, penghargaan Pemustaka Terbaik Kategori Tertua jatuh kepada Riki Eka Putra, seorang pegawai yang lahir di Lubuk Sikaping pada 10 Oktober 1980. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas semangat belajar sepanjang hayat (lifelong learning).
Riki menjadi bukti hidup bagi masyarakat bahwa usia bukanlah sebuah batasan untuk terus menyerap ilmu pengetahuan dan memperluas cakrawala berpikir. Kehadirannya yang bersahaja di sudut-sudut perpustakaan senantiasa memberikan energi positif dan menjadi teladan nyata bagi para pemustaka muda.
Selain kedua kategori khusus tersebut, berikut adalah daftar lengkap penerima penghargaan Kategori Pemustaka Terbaik Tahun 2026 yang terbagi dalam berbagai jenjang:
Jenjang SD:
- Putra (PA): Muhammad Hadi Almukmin
- Putri (PI): Hanifah Azka Firdaus
Jenjang SMP:
- Putra (PA): Michelle Kezia Quinn Sirait
- Putri (PI): Aditya Ramadhan
Jenjang SMA:
- Putra (PA): Raziq Thaqif
- Putri (PI): Shifaul Qolbi
Kategori Mahasiswa:
- Putra (PA): Jamaluddin Ashari
- Putri (PI): Indah Nisa Alfitri
Kategori Umum:
- Putra (PA): Amsal Darwis
- Putri (PI): Ernawita
Kategori Pegawai:
- Putra (PA): Riki Eka Putra
- Putri (PI): Lolli Adriani*